Centenarian merupakan julukan bagi mereka yang diyakini telah berumur lebih dari 100 tahun. 

Pada tahun 2018, menurut laporan statistik Kementerian Kesehatan, Perburuhan, dan Kesejahteraan Jepang, jumlah Centenarian di negeri Sakura mencapai 69.785 penduduk. Angka tersebut menjadikan Jepang sebagai negara dengan jumlah Centenarian tertinggi di dunia.

Lantas rahasia apa yang dimiliki Jepang sehingga mereka mampu menjadi negara dengan rata-rata harapan hidup tertinggi di dunia? Setelah melakukan penelitian selama satu tahun dengan terjun langsung ke lapangan, Hector Garcia dan Francesc Miralles menemukan bahwa rahasia umur panjang orang Jepang adalah Ikigai.

Ikigai merupakan sebuah konsep Jepang yang berarti “berbahagia dengan tetap menyibukkan diri”. Sekilas memang tampak mirip dengan Logoterapi, sebuah istilah psikoterapi yang diperkenalkan oleh psikiater Austria, Viktor Frankl, untuk membantu menyembuhkan atau meringankan pasien dengan cara menemukan makna hidup.

Namun, ternyata Ikigai menjangkau lebih jauh dari Logoterapi yang ternyata tidak terlalu laris di kalangan psikiater dan praktisi meskipun di luar sana masih banyak orang-orang yang bingung dan mencari-cari mengenai alasan keberadaan mereka di dunia.

Ketika menelaah lebih jauh, duo penulis ini memperoleh fakta bahwa belum ada satu pun penulis yang secara khusus mengenalkan filosofi Ikigai ke dunia barat. Filosofi Ikigai inilah yang menjadi fokus utama Hector Garcia dan Francesc Miralles dalam buku ini. Mereka tidak hanya mengenalkannya, tapi juga memberikan langkah-langkah agar para pembaca mampu menemukan Ikigainya masing-masing.

Menemukan Tujuan Hidup

Dan Buettner, seorang penulis best seller New York Times yang sangat mengenal Jepang, mengemukakan bahwa menemukan tujuan hidup merupakan rahasia utama mengapa banyak orang Jepang berumur panjang. Tujuan hidup inilah yang orang Jepang sebut sebagai Ikigai.

Ikigai membuat Centenarian Jepang selalu bangun di pagi hari dengan semangat yang tinggi dan tetap bekerja meski usia mereka telah renta. Bagi Centenarian Jepang, Ikigai menjadi semacam yang oleh Ernest Renan, seorang filsuf Prancis, sebut sebagai Raison d’etre, alasan sebuah keberadaan di dunia.

Menemukan Ikigai merupakan hal yang sangat penting bagi orang Jepang sebab Ikigai mampu menumbuhkan hasrat yang sangat luar biasa terhadap kehidupan dan akhirnya mereka akan menjalani hidupnya dengan penuh senang hati.

Pola Hidup Sederhana

Pulau Okinawa merupakan sebuah pulau di selatan Jepang yang dijuluki sebagai The Land of Immortals. Pulau ini memiliki populasi Centenarian terbanyak di dunia yang di mana untuk setiap 100.000 penduduk terdapat 2.455 orang yang usianya berada di atas 100 tahun.

Penduduk pulau Okinawa juga jarang mengalami penyakit-penyakit yang parah seperti kanker, jantung, maupun gangguan inflamasi. Intinya adalah penduduk Okinawa menampilkan gaya hidup yang tidak pernah terpikirkan oleh orang-orang lanjut usia di benua lain.

Ternyata hal ini tidak terlepas dari pola hidup yang dijalani oleh penduduk Okinawa. Dalam mengonsumsi makanan, mereka menerapkan diet ketat. Makanan mereka hanya terdiri dari tahu, ubi jalar, ikan sebanyak 3 kali dalam seminggu, serta sayuran sekitar 11 ons dalam sehari.

Selain itu, mereka juga beristirahat secara teratur, bangun pagi dengan rutin, berolahraga ringan, seperti berjalan dan berkebun. Pola hidup sederhana inilah yang sehari-hari dipraktikkan oleh penduduk pulau Okinawa.

Ikatan Sosial

Ogimi, sebuah desa di utara pulau Okinawa ini, dijuluki sebagai Village of Longevity atau Desa Umur Panjang. Hal ini tidak terlepas dari banyaknya para Centenarian yang tinggal di kawasan ini.

Salah satu rahasia hidup panjang mereka adalah kuatnya ikatan sosial yang mereka bentuk. Sejak usia dini, mereka telah dilatih untuk mempraktikkan Yuimaru atau kerja sama tim sehingga mereka selalu merasa bahwa mereka merupakan bagian dari suatu komunitas.

Meleburkan diri dalam suatu komunitas mampu membuat warga Ogimi merasakan kebahagiaan yang tak terhingga sebab bagi banyak orang, melayani orang lain mampu menjadi Ikigainya. Di dalam komunitas, mereka mampu membantu orang lain sehingga mereka memiliki alasan yang kuat untuk tetap menjalani hidup di dunia.

Melibatkan diri dalam aktivitas komunitas, tidur teratur, olahraga rutin, dan diet ketat memang bagian dari rahasia hidup sehat. Namun, kunci utama yang menginspirasi Centenarian Jepang untuk tetap menjalani hari baru dengan penuh suka cita dan dalam jangka waktu yang sangat lama adalah Ikigai.

Para Centenarian Jepang telah membuktikan kepada dunia bahwa Ikigai benar-benar sangat penting dalam kehidupan. Mereka seolah-olah berkata kepada kita bahwa dengan menemukan Ikigai perjalanan panjang dalam mengarungi derasnya arus kehidupan akan terasa ringan dan menyenangkan.

Buku yang terdiri dari 9 bab ini cukup layak untuk dijadikan rujukan bagi para peminat kajian-kajian psikologi. Ilustrasi-ilustrasi dan kutipan-kutipan di setiap awal bab membuat buku ini semakin pantas untuk dimasukkan ke dalam koleksi buku bacaan.