Dalam peradapan modern penggunaan kertas semakin tidak bisa di batasi itu bisa terlihat dari kehidupan sehari-hari dari semua  kalangan akan berhubungan langsung dengan kertas. Semua kalangan memang kurang mengakui pentingnya kertas dibandingkan teknologi tetapi dengan kurangnya kesadaran itu diakui memang sangat penting kertas dalam kenyataanya.

Kita ambil saja contoh dari kita belanja,makan,parkir itu semuanya mengunakan kertas dari nota pembayaranya, dengan kita tidak menyadarinya kita telah menggunakan kertas begitu pentingnya peran kertas dalam peradaban modern ini.

Tetapi dengan mudahnya kertas digunakan apakan kita pernah berfikir dampak dari terlalu banyaknya penggunaan kertas, dengan sudah berfikir apakah kita sudah efektif menggunakanya ketika kita sudah mengetahui dampaknya, dengan sudah kita mendapatkan dampaknya saja kita juga belum bijak dalam penggunaanya memang sudah ada yang menggunakan secara bijak tetapi mayoritas masyrakat belum.  

Saya akan menggambil masalah yang terjadi dalam dunia pendidikan yang seharusnya telah bisa menggunakan dengan efektif kertas secara keseharian melihat dari instansi pendidikan yang tidak pernah berenti menyerukan jagalah lingkungan kita sebaik mungkin.

Tidak bisa dipungkiri di instansi menjadikan kertas sebuah alat yang vital dalam penggunaanya. Dalam peradapan modern memang teknolgi sudah di selipkan dalam kehidupan pendidikan dalam pengaplikansianya namun media itu belum sepenuhnya bisa menganti peran kertas .

Peran kertas itu sendiri diakui telah menjadi ketergantungan bagi pendidikan itu sendiri  dalam peranya kertas dibilang belum bisa digantikan untuk saat ini walapun seharusnya sudah banyak alteratif yang bisa kita lakukan seperti dengan adanya google classroom itu sangat bisa menjadi alternatif sangat baik sebagai penggunaan penganti kertas.

Kita sudah mengetahui dan tidak bisa menutup mata bahwa sebagian besar pembuatan kertas menggunakan bahan kayu dan itu dihasilkan dari pohon dengan jumlah penggunaan kertas semakin tidak terkendali kita bisa bayangkan berapa pohon yang harus ditebang untuk memenuhi kebutuhan kertas.

Pohon sendiri sangat banyak manfaatnya bagi kita dari penahan laju hujan, menjaga kesuburan tanah, memasok kebutuhan oksigen, mengurangi dampak terjadinya banjir, longsor dan sebagainya apakah kita tidak berfikir dampak dari semua itu, mungkin kita telah berfikir seperti itu tetapi ketika kebuthuan sekarang mengharuskan kita menggunakan kita akan menggunakanya dengan tidak bijak tanpa melihat dampak nantinya yang akan terjadi ketika berlebihan menggunakanya.

Dalam melihat  penggunaanya kertas dalam peradaban modern ini kita terlalu gampang berfikiran bahwa kertas adalah sesuatu yang mudah didapat sehingga penggunaanya kadang di sepelekan. Kita ambil contoh pengguanya dalam bidang pendidikan tetapi saya mengambil contoh dalam pendidikan di perguruan tinggi.

Dalam proses yang dilkukan antar mahasiswa dengan dosen kertas bisa menjadi perantara keseharianya, contoh dari pembuatan tugas ilmiah, ujian, skripsi itu bisa berjalan dalam keseharian mahasiswa dan dosen. dalam penerapanya itu terbilang tidak efektif karena ada dosen yang menggunakanya hanya untuk bukti absen mahasiswanya yang  masuk dalam perkuliahan.

Untuk skripsi dosen dengan mudahnya mencoret-coret lalu menyuruh kita untuk revisi dengan kita telah melakukan revisi kita akan menumpuk kertas itu bersamaa lembaran-lembaran kertas lain digudang rumah. Lalu setelah kita menumpuknya di gudang rumah kegunaan kertas itu untuk apa, yang paling logis dalam pikiran kita adalah mengkilokanya untuk mendapatkan uang.

Itu baru dari kita belum lagi dari dosen dan Universitas kertas-kertas itu akan dikirim ketempatnya yang sudah disiapkan di sebuah ruangan yang tidak akan di datangi ketika tidak ada kertas yang tidak terpakai untuk ditempatkan disana.

Kita ambil satu Universita untuk dijadikan contoh saja agar dapat membuktikan hal itu, disebuah Universitas yang tidak bisa saya sebutkan namanya kita bisa melihat di pembuangan disitu terlihat banyak berserkan  buku skripsi dengan banyaknya kertas yang telah kita pakai untuk membuatnya berceceran begitu saja lanyaknya seperti sampah atau bahkan itu dianggapanya memang sampah.

Kita harusnya miris melihat hal seperti itu dan bisa menggunakan kertas dengan bijak. Diera informatika yang semakin modern  bukankah kita bisa menggunakan dengan sangat bijak untuk sebagai penganti penggunaan kertas dengan memikirkan kepentingan bersama dan masa depan anak cucu kita tidak hanya memikirkan kemudahan dan kebutuhan diri sendiri.

Dengan pemikiran yang semakin luas  kita bisa lakukan berbagai hal yang bisa mengurangi pemakaian kertas secara sia-sia karena akan sangat mudah menganti peran kertas ke dalam teknologi, misalnya saja karia ilmiah dan sekripsi dikerjakan dalam bentuk soft file dengan begitu penggunaan kertas bisa berkurang atau dari pihak pemerintah bisa menerapkan hal itu bahkan bisa membatasi penggunaan kertas di setiap wilayah, memang itu harus membutuhkan banyak pertimbangan dikarenakan dalam proses pembuatan peraturan melibatkan banyak pihak .

Pihak yang akan dirugikan begitu besar  dalam pengurangan dan pembatasan adalah pemproduksi kertas dengan telah berjalanya yang sudah begitu lama dan banyaknya individu yang terkait dalam pembuatanya akan sengat mengalami kerugian, tetapi menengok dari dampak yang ditimbulkan terkadang kita terlalu naif untuk mengakui bahwa dampak itu sangatlah besar melihat kebutuhan yang harus terus berjalan.

Memang ada alternatif lain seperti daur ulang tetapi  bahwa daur ulang tidak akan menghasilkan sebuah kertas yang berkualitas sama baiknya dengan pembuatan menggunakan pohon, memang pohon bisa di tanam kembali  tetapi untuk pembuatan kertas kita harus menunggu lima tahun untuk bisa dipruduksi untuk dijadikan bahan kertas pertanyaan kembali muncul dalam lima tahun berapa pohon yang kita tebang untuk pembuatan kertas

Belum lagi dengan perusahaan kertas yang berdiri begitu banyak dan skalanya besar itu membutuhkan jumlah populasi yang besar dalam proses pembuatanya dengan pengurangan itu dampaknya akan ada pengurangan indivudu yang yang berhenti dalam proses pembuatan kertas dan bisa saja kehilangan pekerjaanya.

Itu tak begitu menjadi masalah melihat dampak yang akan terjadi nantinya, karena manusia sendiri akan mempunyai banyak alternatif untuk menganti peran dan melihat kabaikan yang akan terjadi dalam masalah bagaimana dengan linkungan dan lahan yang semakin berkurang apakah kita akan menanam pohon diata gedung dan jalan raya itu sesuatu hal yang tidak mungkin lagi.

Kita bisa mengambil kesimpulan bahwa di era peradapan yang modern ini kita bisa menggunakan kertas dengan sebijak mungkin melihat bumi yang semakin tua dan bahan yang digunakan yaitu pohon telah semakin menghawatirkan jumlah keberadaanya karena lahan untuk menanam sudah semakin berkurang, dari  semua itu kita telah mengalami dampaknya.

Dalam semua instansi saya berharap untuk meninjau kembali pemakaian kertas dengan penggunaan kertas yang jumlahnya sangat banyak untuk mencari alternatif lain agar kita bisa mengurngi dan melestarikan pohon . untuk perusahaan yang memproduksi kertas saya berharap dan tidak menyatakan menentangnya tetapi dengan mecari ide baru agar nantinya bisa menganti bahan kertas dari pohon ke yang lain karena memang tidak bisa dipungkiri semua kalangan membutuhkan adanya kertas.