Sepatu adalah pembungkus kaki yang kadang terbuat dari kulit, dengan tujuan untuk melindungi kaki. Seiring dengan berkembangnya zaman maka sepatu menjadi seragam bagi para pejabat seperti presiden, wakil presiden, mentri, pegawai dan juga menjadi seragam para guru.

Berbicara sepatu, saya punya cerita waktu saya menjadi Guru Relawan Dompet Dhuafa di kapuas hulu, banyak yang menganggap kami berdua adalah orang yang kaya dan banyak uang. Mereka menganggapnya kami adalah pegawai yang gajinya besar. Padahal kami hanya guru biasa yang merelakan diri untuk mengabdikan diri untuk bangsa ini.

Ceritanya saya punya sepatu hitam kuli, bisa dikatakan sepatu dinas saya, yang tanpa orang lain tahu sepatu saya itu bolong ditelapak kakinya. Karena tapak kakinya sudah tipis banget, dan lagian sepatu itu saya di kasi ama sahabat Alumni saya,  ketika saya mau berangkat ke bogor, sampai sekarang Allah masih belum ngizinkan saya untuk beli sepatu, jadi saya pakai apa adanya walau pun bolong sepatunya.

Walaupun sepatu itu bolong sudah sering saya ngisi training memakai sepatu itu, yah kan orang gak tahu kalau sepatu saya itu bolong, dan juga setiap saya sekolah saya loncat loncat ketika musim hujan karena menghindari air di jalan itu, kalau gak jadi basah kaos kaki saya. Dan sering saya bilang dengan mereka kalau saya sedang olah raga. Hehe

Ini juga yang menjadi alasan bagi saya gak pakai sepatu ketika berangkat sekolah, padahal kan sepatu itu pakaian wajib bagi seorang guru apalagi kita sebagai Guru Konsultan, saya menghindari debu, air dan lain sebagainya. Kalau saya pakai sepatau dari rumah debu dan air akan masuk dalam sepatu hingga buat saya gerah dan gak enak dikaki saya.

Walaupun terkadang ada perasaan gak enak dengan guru yang lain, saya minta maaf kepada mereka karena bukan niat untuk melanggar aturan namun dengan alasan inilah saya gak memakai sepatu, mohon dimaklum ya...!!!

Mungkin dengan sepatu yang seperti inilah yang akan membawa saya pada kesuksesan di masa mendatang, mungkin ini juga skenario Allah agar saya selau ingat kepadanya bahwa saya orang biasa yang hanya memakai fasilitas-Nya.

Sepatu saya saya simpan dibawah meja saya dikantor, setiap saya mau makai sepatu itu baru saya sapu dengan kuas cat, karena sepatunya banyak debunya, setiap saya makai pasti kaki sebelah kiri kotor dan berdebu sangat banyak, terkadang saya termenung dan ada keinginan untuk beli sepatu baru, namun belum bisa tercapai karena masih banyaknya kebutuhan yang harus saya penuhi, saya berniat dan berdoa kepada Allah agar dipermudah rezeki saya dan dapat beli sepatu yang lebih bagus. Aamiin.

Pesan kepada para sahabat yang belum dapat beli sepatu baru, bersabarlah sesungguhnya Allah lagi menyiapkan sepatu yang sangat mahal buat kita, tapi kini Allah lagi menguji kesabaran kita.

Dan pakailah sepatu yang ada Insyaallah sepatu itu yang akan menjadi saksi dihadapan Allah bahwa kita telah menjalankan segala perintahnya dengan baik. Tetap bersabar dan ikhtiar, kesuksesan ada dihadapan kita.