Kalimat yang sangat sesuai untuk menggambarkan eksistensi dan peran kertas dalam perabadan dunia. Pasalnya, sejak pertama kali diperkenalkan oleh Tsai Lun pada tahun 1012 Masehi, kertas telah memberikan revolusi besar bagi dunia dan konstribusinya masih berlangsung sampai dengan sekarang. apalagi diera modern ini, fungsi kertas bukan hanya untuk menulis semata, tapi sudah berkembang menjadi fungsi yang lebih kompleks. Memandang fungsi kertas yang semakin kompleks ini, sehingga terlintas dibenak sebuah pertanyaan : “Bagaimana peradaban dunia tanpa kertas ?”

Menjelang abad ke-20, dunia telah memasuki babak baru dengan munculnya teknologi yang semakin menarik perhatian masyarakat di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Kehadiran teknologi diketahui sudah ada beratus-ratus tahun lalu jauh sebelum kita memahami arti dari kata teknologi itu sendiri. Akan tetapi berbagai revolusi baru yang muncul dari waktu ke waktu mengindikasikan sebuah deklanasi ilmu pengetahuan telah terjadi, yang artinya bahwa ilmu pengetahuan mengalami perkembangan dan akan terus berkembang.

Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya kertas oleh Tsai Lun dari bahan bambu yang bisa diperoleh dengan sangat mudah, dengan adanya kertas kegiatan menulis menjadi lebih praktis. penemuan kertas juga menjadi bukti yang konkrit bahwa terjadinya revolusi dibidang ilmu pengetahuan bukanlah wacana baru diera modern ini. Bahkan revolusi inilah yang telah membawa kita pada peradaban yang lebih maju.

Penggunaan kertas sebagai media untuk menulis memiliki banyak keunggulan jika dibandingkan dengan benda-benda yang dipakai pada peradaban sebelum ditemukannya kertas. Bangsa-bangsa dahulu menggunakan benda seperti batu, kayu, bambu, kulit dan tulang bintang untuk menulis. Beragam material ini mudah sekali ditemukan di alam, tetapi sangat tidak praktis untuk digunakan. sehingga pada peradaban Mesir Kuno, mereka mulai menggunakan papirus untuk menulis. Papirus adalah sejenis tanaman air yang kemudian diolah sehingga bisa  digunakan untuk menulis. Penggunaan papirus mulai menyebar sampai ke Eropa, tetapi tidak bertahan lama sebab populasinya yang mulai berkurang menjadikan papirus sangat mahal.

Sebab keluhan-keluhan itulah, Tsai Lun ingin membuat sesuatu yang lebih praktis dan mudah didapatkan untuk menulis. Kemudian dengan memanfaatkan bambu, dia mencoba membuat sebuah terobosan baru dengan beberapa proses  sehingga terciptalah kertas. Setelah tersebarnya kertas ke seluruh dunia beserta proses pembuatannya, orang-orang mulai ramai menulis buku. Dengan adanya buku, ilmu semakin mudah didapatkan. Meskipun begitu, pembuatan buku tidaklah mudah pada masa itu. Ada banyak tahap yang harus dilakukan dengan proses pembuatan yang ruwet

Sehingga pada tahun 1436 Masehi seorang ahli mencetak barang bernama Gutenberg berhasil menciptakan sebuah mesin cetak. Penemuaannya ini membawa revolusi besar serta merubah pandangan masyarakat Eropa. Kemudian Perkembangan bangsa Eropa semakin maju, ilmu pengetahuan juga semakin berkembang karena ilmu lebih mudah didapatkan dengan membaca buku.

Perkembangan ini ditandai dengan semakin banyak penemuan-penemuan baru baik itu penemuan dari yang paling sederhana sampai dengan penemuan yang dapat merubah pola pikir, tingkah laku serta gaya hidup manusia dizaman modern. Penemuan mesin cetak misalnya, ditemukan 300 tahun setelah ditemukannya kertas, kemudian beragam penemuan muncul mulai dari penemuan teleskop oleh pria berkebangsaan Belanda bernama Johan Lippershey yang pertama kali dipublikasikan pada tahun 1608. Meskipun dikenal seorang penemu bernama Galileo Galilei yang juga menemukan benda yang sama.

Kemudian menyusul penemuan radio sekitar abad 18 yang digunakan oleh maritim pada masa itu. Dilanjutkan dengan penemuan komputer yang pada masa itu digunakan untuk menyelesaikan persoalan matematika oleh seorang penemu sekaligus matematikawan bernama Charles Babbage, tetapi berawal dari sinilah awal mula adanya komputer yang sering kita gunakan sekarang. Sekitar tahun 1871 seorang penemu asal Itali yang bernama Antonio Santi Giuseppe Meucci telah mematenkan ciptaannya yaitu telpon meskipun hanya berlangsung selama satu tahun. Kemudian pada tahun 1876 dikenallah seorang penemu bernama Alexander Graham Bell mematenkan hak temuan milik Antonio Meucci ini.

Perkembangan terus berlanjut, awal abad 19 tepatnya pada tahun 1902 ditemukannya pesawat terbang oleh Wright bersaudara, lalu pada tahun 1938 Chester Carlson berhasil menciptakan sebuah mesin yang dapat membuat salinan data dalam jumlah yang besar yang diberi nama xerox atau mesin fotokopi. Pada tahun yang sama, seorang penemu bernama Lazio Biro juga menemukan alat tulis yang diberi nama bolpoin yang menggunakan tinta mesin cetak karena lebih mudah meresap dan tidak mengotori kertas. pada tahun 1973 Martin Cooper untuk pertama kalinya memperkenalkan telpon genggam atau yang sering disebut handphone, dan penemuan yang tak dapat dilihat secara fisik namun pengaruh dan dampaknya sangat besar yaitu ditemukannya WorldWideWeb oleh Tim Berners Lee pada tahun 1991. Penemuan-penemuan inilah yang selanjutnya disebut dengan teknologi. Dari sinilah kita harus menyadari bahwa dengan adanya kertas menjadi awal serta jalan bagi lahirnya semua teknologi-teknologi yang ada sekarang.

Dizaman modern, teknologi mampu memainkan beberapa peran besar sekaligus dan tidak jarang menggantikan peran kertas. Sering kali kita membaca buku, novel, komik ataupun artikel melalui internet, mengirim short message melalui handphone dengan waktu yang jauh lebih cepat dibandingkan jika kita harus mengirim surat, menerima dan atau mengirim beragam informasi lainnya semuanya menjadi lebih mudah berkat adanya teknologi.

Meskipun begitu, peran kertas masih sangat dibutuhkan saat ini. Terlebih kertas sekarang tidak hanya digunakan untuk menulis, mencetak, atau melukis , tetapi ada beragam kebutuhan lain yang dapat menunjukkan fungsi lain dari kertas. Misalnya kertas pembersih atau yang lebih umum dikenal dengan sebutan tisu, kertas karbon untuk kemasan dan tas belanjaan, kertas kraft biasa dijadikan amplop atau untuk membungkus sesuatu, paperboard atau kertas karton dijadikan sebagai kardus sering digunakan oleh perusahaan-perusahaan penghasil suatu produk seperti perusahaan pembuat sepatu dan perusahaan elektronik, serta wallpaper untuk memperindah tampilan dinding rumah.

Beragam keperluan menunjukkan bahwa fungsi kertas juga sangat beragam, menandakan kehidupan kita tidak lepas dari keberadaan kertas. Untuk itu jika kita menganggap bahwa peran kertas hanya sebatas untuk menulis, ini jelas merupakan kekeliruan yang sangat besar. Sebab hanya terpaku pada tujuan dari pembuatan kertas itu saja. Padahal jika kita mencoba berpikir lebih kritis bahwa setiap peristiwa itu memiliki keterkaitan dan sudah terstruktur. Berawal dari ditemukannya kertas, kegiatan menulis menjadi lebih praktis, kemudian seseorang ingin menulis buku dengan lebih mudah lahirlah mesin cetak, melihat tinta mesin cetak lebih cepat meresap dan tidak mengotori kertas sehingga seseorang berhasil terinspirasi menciptakn Bolpoin, lalu untuk menulis ulang dan membuat salinan dokumen dalam jumlah besar muncullah mesin xerox atau fotokopi. Tidak hanya itu, ilmu pengetahuan menjadi modal utama terciptanya suatu penemuan, ilmu diperoleh dari banyak membaca, dan membaca menjadi mudah karena buku juga mudah didapatkan.

Sehingga jelas, sejak awal pembuatannya sampai dengan sekarang kertas telah memberikan konstribusi yang sangat besar bahkan melahirkan beragam revolusi baru yang sudah merubah peradaban dunia dan membawanya pada zaman yang lebih maju. Apalagi sekarang ini kita mengubah peran kertas lebih kompleks menandakan bahwa kehidupan kita tidak lepas dari keberadaan kertas.

Oleh : Feby Uber

Daftar Pustaka :

https://www.penemu.co