Pernahkah kamu insecure? Siapa sih yang gak pernah merasa insecure

Setiap orang pasti pernah merasakan rasanya insecure dalam dirinya sendiri. Entah kapanpun dan bagaimanapun itu, setiap orang setidaknya pernah merasa insecure pada kehidupannya masing-masing.

Insecure adalah hal yang wajar. Rasa kepercayaan diri seseorang yang menurun adalah suatu hal yang lumrah terjadi. Misalnya ketika ada seseorang yang kita kenal berhasil, hal itu membuat kita membandingkan diri sendiri dengan merasa gagal dan tidak terima terhadap pencapaian mereka. Selain itu bisa juga karena tubuh dan wajah kita yang dianggap kurang dan tidak cantik ataupun tampan yang membuat rasa percaya diri menurun. Hal-hal tersebut sering kali terjadi pada setiap orang. 

Insecure dianggap wajar apabila masih dalam batas normal. Insecure yang tidak berlebihan akan memiliki dampak yang positif karena hal itu akan membuat seseorang untuk mengenali dirinya sendiri dan mampu untuk memperbaiki dirinya ke arah yang lebih baik. Tetapi seseorang yang memiliki insecure berlebihan akan membuatnya merasa kurang terhadap apapun, rendah diri dan tidak percaya diri, merasa tidak berharga, cemas berlebih dan bahkan meragukan kemampuan dirinya sendiri.

Perasaan rendah diri yang dialami seseorang akan membuat orang yang merasa insecure suka menjauhkan diri dari lingkungan sosial karena merasa tidak pantas berada diantara mereka. Mereka biasanya merasa tidak nyaman dan menilai dirinya sendiri "tidak cukup baik" jika dibandingkan dengan orang lain. 

Perasaan seperti inilah yang membuat orang yang sering merasa insecure menjadi sulit untuk berkembang. Hal itu dikarenakan mereka sering menilai rendah dirinya sendiri, sering merasa cemas dan takut sehingga tidak mampu untuk mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya.

Tetapi tahukah kamu kalau seseorang yang merasa insecure tidak selalu rendah diri?

Ada beberapa orang yang merasa insecure tetapi ia berjuang untuk menjadi lebih unggul dan terlihat sempurna dimata orang lain. Orang-orang seperti ini ingin mendapatkan pengakuan dari orang disekitarnya. Mereka biasanya sering membuat orang lain merasa insecure dengan cara memamerkan kelebihan dan pencapaian yang dimilikinya didepan orang lain yang tidak memilikinya. Orang-orang seperti ini berusaha terlihat unggul dan meyakinkan diri bahwa mereka termasuk orang yang berharga.

Perasaan insecure seseorang bisa diatasi dengan membangun self-esteem atau harga diri. Self-esteem didefinisikan tentang seberapa menghargai, menyukai dan mencintai diri sendiri terlepas segala kondisi diri baik kelebihan ataupun kekurangan yang dimiliki. Seseorang yang memiliki self-esteem yang rendah akan cenderung untuk rendah diri dan kurang percaya diri sehingga hal inilah yang menyebabkan timbulnya perasaan insecure

Self-esteem yang baik akan mampu membentuk diri kearah yang lebih positif sehingga mampu membantu untuk berkembang menjadi individu yang lebih baik. Seseorang yang memiliki self-esteem yang baik akan memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi. Hal ini bukan berarti ia menjadi seseorang yang terlalu percaya diri tetapi dalam artian menjadi orang yang percaya diri terhadap potensi dan kemampuan yang dimilikinya sendiri.

Selain itu orang yang memiliki self-esteem yang baik akan mencintai dirinya sendiri, memiliki pandangan hidup yang positif, menerima segala kekurangan dalam dirinya, dan tidak terlalu memikirkan pengalaman buruk dimasa lalu ataupun kegagalan yang telah dialaminya.

Self-esteem dapat dibentuk untuk membantu mengatasi rasa insecure seseorang. Self-esteem dapat dilakukan diantaranya:

Mencintai diri sendiri

Self love atau mencintai diri sendiri adalah suatu konsep mengenali, menerima dan mencintai segala aspek dalam dirinya. Seseorang yang memiliki self love yang baik akan cenderung selalu bersyukur dan memaafkan segala kekurangan dalam dirinya. Sehingga ia akan berusaha untuk memperbaiki dirinya ke arah yang lebih baik. 

Tingkat self love yang tinggi tidak akan membuat seseorang untuk membandingkan dirinya dengan orang lain karena ia akan fokus terhadap tujuan dan impiannya sendiri. Dengan demikian, self love atau mencintai diri sendiri akan mampu membentuk mental yang positif dan lebih kuat dalam menghadapi suatu permasalahan hidup.

Berhenti menyalahkan diri sendiri

Menyalahkan diri sendiri adalah suatu tindakan yang dapat menimbulkan stress dan insecure tentunya. Biasanya seseorang akan menyalahkan dirinya saat ia merasa gagal mencapai sesuatu maupun saat menghadapi suatu masalah. Seseorang yang menyalahkan dirinya sendiri ini akan cenderung untuk berpikir negatif dan bisa berakibat menimbulkan rasa kebencian terhadap dirinya sendiri. 

Perasaan inilah yang seharusnya dihindari karena dapat mempersulit diri untuk berkembang. Sehingga, ketika merasa gagal dan ditimpa suatu masalah alangkah baiknya tidak menyalahkan diri sendiri terhadap kegagalan itu. Tetapi, berusahalah untuk menerima, bertanggungjawab dan berjuang lebih keras daripada sebelumnya.

Buang pikiran negatif dan ingat hal yang positif

Pikiran negatif akan membuat seseorang merendahkan dirinya dan merasa tidak percaya diri. Hal seperti inilah yang harusnya dihindari karena pikiran negatif tersebut akan menciptakan suatu perasaan insecure dan kepercayaan diri yang rendah.

Dengan begitu pikiran negatif haruslah dihilangkan dalam diri dan menggantinya dengan mengingat hal-hal yang positif, seperti bangga terhadap setiap pencapaian yang telah didapatkan. Mengingat hal seperti ini bukanlah suatu bentuk kesombongan tetapi menjadi suatu dorongan yang mampu meningkatkan rasa kepercayaan diri sehingga mampu membuat kita merasa menjadi orang yang lebih berharga. 

Menerima hasil yang dicapai walaupun tidak sesuai dengan ekspektasi

Terkadang memang menyakitkan apabila realita tidak sesuai dengan ekspektasi. Hal itu biasa terjadi saat kita sedang berusaha untuk mengerjakan sesuatu tetapi hasilnya tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan. Akan bertambah menyakitkan apabila orang lain mendapatkan apa yang kita inginkan sedangkan kita tidak. Hal ini pasti akan membuat kita merasa tidak terima dan mempertanyakan "mengapa orang lain bisa mendapatkannya tetapi saya tidak?".

Namun, kejadian seperti ini janganlah dijadikan sebagai sesuatu yang membuat kita menyerah. Tetapi kegagalan ini dijadikan sebagai suatu pengalaman dan motivasi untuk berusaha lebih baik lagi.

Itulah beberapa cara mengatasi rasa insecure dengan membangun self-esteem. Dengan self-esteem yang lebih baik, seseorang akan mampu untuk mengenali, memahami dan lebih mencintai dirinya sendiri sehingga perasaan insecure lama kelamaan akan menghilang. 

Dengan begitu, untuk siapapun yang merasa insecure cobalah untuk membangun self-esteem masing-masing agar mampu menciptakan pribadi yang selalu berpikir positif. Jangan lupa untuk selalu mencintai diri sendiri karena mencintai diri sendiri termasuk wujud rasa syukur terhadap pemberian dari Tuhan Yang Maha Esa.

Kenali, pahami dan cintailah dirimu sendiri karena hanya kamulah yang tau tentang dirimu.