Aku berandai dan berharap,

setiap bagian tubuhku dapat dibongkar pasang dan disimpan

Mulutku yang penuh dosa dan selalu ngelantur saat berbicara,

akan kusimpan dan kutaruh dalam lemari,

aku tidak perlu khawatir lagi akan kelalaian mulutku

Mataku yang juga penuh dosa, selalu ingin tahu sisi lain orang lain,

melihat yang tak bermanfaat, juga pasti akan kusimpan dan kujaga

Dan aku pasti tidak lagi khawatir

Ya aku hanya berandai,

jika itu semua milikku,

nyatanya hanya titipan yang aku lalaikan

Aku pun titipan

Mereka pun titipan

Presiden pun titipan

Rumput yang selalu pasrah dan taat pun titipan

Tidak hanya manusia, alam semesta pun sama, hanya titipan

Nyatanya hanya Dia yang menitipkan lah yang nyata. Aku ? hanya kefanaan

Jika aku hanya sejenis “kaktus” yang tumbuh di pinggiran dan terlahir dalam kefanaan , bukan sejenis “mawar” yang istimewa yang berasal dari surga,

tapi janganlah pernah resah, karena kelak semua pasti akan merasakan yang namanya tumbuh dan berbunga