Pada Desember 2018 majalah Forbes menetapkan daftar 50 orang terkaya di Indonesia menurut versinya, dengan taglineTerkaya di Indonesia Tahun 2018: Nasib Orang Terkaya di Negara Kepulauan Meskipun Rupiah dalam Kondisi Lemah

Michael Bambang Hartono dan saudaranya Robert Budi Hartono pemilik Djarum Group terdaftar menjadi orang terkaya nomor 1 di Indonesia, Hartono bersaudara ini telah mempertahankan gelar sebagai orang terkaya nomor satu di indonesia versi majalah Forbes selama 10 tahun. Selain dari Djarum kekayaan mereka juga didukung oleh Bank Central Asia yang menyumbang 70% dari jumlah total kekayaan senilai 35 Miliar US$.

Kemudian di peringkat kedua adalah pemilik perusahaan rokok kretek Gudang Garam Susilo Wonowidjojo dengan nilai kekayaan 9,2 miliar US$, disusul dengan peringkat ketiga yaitu pemilik Sinar Mas Group, Eka Tjiptawidjaja dengan nilai kekayaan 8,6 Miliar US$.

Ketiga orang yang tercatat di majalah Forbes sebagai orang terkaya di Indonesia merupakan pengusaha yang kesemuanya mempunyai bisnis di bidang pertanian, terlebih keluarga Hartono dan keluarga Wonowidjojo selaku pengusaha yang memanfaatkan hasil pertanian tembakau sebagai bahan baku utamanya.

“Tuah Anjing, Celaka Kuda” peribahasa tersebut yang sekiranya cocok untuk menggambarkan kondisi ekonomi antara pengusaha industri hasil tembakau dengan para petani tembakau. Termasuk di dalamnya  adalah petani tembakau di Temanggung yang terjerat di pusaran hutang dan kemiskinan akut.

Jika para pemilik perusahaan rokok bertengger di papan atas sebagai orang terkaya di Indonesia, para petani tembakau di Temanggung berpuluh-puluh tahun terjebak dalam kemiskinan yang tidak berujung. 

Faktor utama yang menyebabkan para pemasok bahan baku utama rokok ini miskin adalah proses tata niaga yang tidak sehat, hal ini terbukti dengan berjalannya sistem kapitalis keluarga (Clan Capitalist) dalam proses pertanian dan alur perdagangan tembakau di Temanggung.

Istilah “Klan” dalam antropologi merupakan analisis sistem kekerabatan dan didefinisikan sebagai kelompok sosial berdasarkan keturunan asli atau dari leluhur yang sama. Klan mencakup beberapa kelompok keluarga, sedangkan setiap klan mempunyai pemimpin yang sangat dihormati dan ditakuti. 

Biasanya pemimpin klan merupakan orang yang berpengaruh untuk menentukan kebijakan klannya. Ia juga sering muncul sebagai perwakilan klannya baik di media, hubungan bisnis atau di saat komunikasi dengan pejabat pemerintah.

Kapitalis klan merupakan sistem ekonomi yang kesuksesan bisnisnya bergantung kepada hubungan kekeluargaan, biasanya para keluarga kapitalis ini memposisikan anggota-anggota keluarganya di tempat-tempat strategis yang mendukung berjalannya proses perniagaan mereka. Seperti pemberi pinjaman modal kepada petani tembakau, pedagang-pedagang besar yang membeli tembakau dari para petani, Grader pabrik rokok dan seterusnya hingga sampai ke tingkatan yang lebih tinggi dan meluas.

Para kapitalis klan ini hidup berpuluh-puluh tahun lamanya dari hasil pekerjaan yang mereka tekuni di atas, dan pola ini akan terus berlanjut dan diwariskan kepada anak keturunan mereka dengan memanfaatkan kelemahan petani-petani tembakau dengan modus memberikan pinjaman modal, mengatur alur dan proses penjualan yang menguntungkan klan serta memonopoli harga yang telah di skemakan dan dipraktikkan selama berpuluh-puluh tahun lamanya.

Selain  jenis klan di atas, terdapat juga jenis klan di Temanggung yang bukan merupakan kelompok kerabat tetapi merupakan entitas bisnis untuk aktivitas laba. Kepentingan utama klan ini adalah untuk mendapatkan uang, menaklukkan pasar baru dan mendapatkan aset baru. klan semacam ini disebut dengan Klan bisnis, anggota klan biasanya pengusaha, pejabat negara dan terkadang juga melibatkan pemimpin dari kelompok kriminal.

Tujuan strategis umum klan adalah untuk mengakumulasi sumber daya dan memperluas kekuatan serta pengaruhnya di bidang operasi sesuai wilayah otoritas mereka. Setiap klan mempunya misi untuk mencapai posisi pengaruh yang stabil, dapat mengendalikan keadaan di lingkungan eksternal, mengumpulkan kekuatan melalui bantuan eksternal, mengkondisikan keadaan sosial, ekonomi dan politik di wilayah operasi klan.

Banyak klan yang ingin memonopoli dan melindungi operasi internal wilayah mereka masing-masing, untuk mencapai tujuannya mereka menggunakan taktik tertentu yang dicocokkan sesuai dengan situasi dan kondisi yang terjadi di wilayah operasinya.

Para anggota klan mengadakan pertemuan setiap saat untuk merencanakan progresifitas bisnis seperti membuka investasi ke jalur produksi baru atau merencanakan pengambilalihan aset berharga seperti surat-surat kendaraan bermotor, sertifikat tanah atau rumah petani yang tidak dapat melunasi hutang-hutang dari pinjaman modal yang diberikan, mempromosikan anggota klan atau orang yang ditunjuk untuk menjadi anggota parlemen lokal dengan tujuan mendorong rancangan regulasi yang mendukung kepentingan bisnis mereka, menargetkan menjadi atau mempunyai wakil sebagai pejabat pemerintah dan tidak jarang pertemuan yang mereka lakukan untuk merencanakan proyek menyingkirkan beberapa pesaing atau menghapus mantan mitra bisnis.

Lingkaran utama atau posisi tertinggi di dalam klan adalah pemimpin klan, Ia yang mempunyai otoritas dan kewenangan khusus, membuat seluruh peraturan di dalam klan, mengendalikan semua hubungan eksternal dengan berbagai kolega bisnis, pejabat pemerintah, tokoh masyarakat, media maupun para kriminal. Dengan posisi istimewa ini pemimpin klan mempunyai kontrol penuh atas klan.

lingkaran kedua dari klan adalah inti atau anggota kunci, biasanya dipercayakan kepada orang-orang terdekat dari pemimpin klan bertugas sebagai mitra strategis dalam pengambilan keputusan dan biasanya anggota kunci ini selalu berada bersama pemimpin klan, bisa dikatakan bahwa anggota kunci adalah orang yang dapat menggantikan pemimpin klan untuk mewakilinya dalam menjalankan tugas dan kebijakan klan.

Lingkaran ketiga adalah profesional terampil, mereka merupakan para pekerja yang direkrut oleh pemimpin klan untuk menjalankan tugas sebagai profesional terampil. Dalam tata niaga tembakau profesional terampil ini merupakan para pedagang-pedagang besar yang membeli tembakau atau Grader yang dapat mengenali kualitas tembakau dari visual dan aroma tembakau sesuai dengan gradenya masing-masing. Karena keahliannya, mereka menjadi aktor utama antara diterima atau tidaknya tembakau untuk dibeli oleh pabrik rokok.

lingkaran keempat adalah anggota biasa, merupakan spesialis dan manual kerja yang mendapatkan upah atas tenaga kerjanya, mereka merupakan tenaga-tenaga akuntan, manajerial, checker, dan manual kerja pendukung lainnya.

Lingkaran kelima adalah agen berpengaruh, merupakan orang diluar klan yang bertugas untuk melayani dan mendukung stabilitas bisnis klan, mereka direkrut karena posisi pekerjaan mereka yang strategis seperti tenaga media atau wartawan, lembaga dan aparat penegak hukum, pejabat pemerintah lokal, anggota parlemen lokal, pemimpin-pemimpin organisasi atau lembaga swadaya masyarakat, pemimpin kelompok-kelompok kriminal dan posisi pekerjaan strategis lainnya yang dapat mendukung, mengamankan dan memberikan informasi serta mengintervensi kebijakan pemerintah sehingga stabilitas bisnis klan terjaga dan berjalan dengan baik.

Kapitalis klan yang kuat dapat mengintervensi kebijakan pemimpin politik tertinggi untuk mengganti atau mempertahankan agen berpengaruh mereka. Hal ini dikarenakan terdapat setting dan pengaruh ekonomi yang kuat dalam mekanisme pemilihan pemimpin politik, karena alasan tersebut sehingga pemimpin politik tertinggi mengambil keputusan yang harus mendukung kepentingan bisnis kapitalis klan sebagai wujud balas budi dalam pemenangan para pimpinan politik tertinggi.

Oleh sebab sistem kapitalis keluarga ini membangun kekuatan rent seeking atau pemburu rente, siapapun yang menjadi pemimpin politik tertinggi di Temanggung tidak dapat berkutik dalam memutuskan kebijakan yang dapat menolong petani tembakau serta mengeluarkan mereka dari jerat kemiskinan dan tata niaga yang melemahkan posisi mereka. 

Hal ini dikarenakan terdapat fitur penting dalam sistem klan kapitalis yaitu kroniisme atau sistem kroni. Hierarkis kapitalisme klan  di atas dibuat agar lingkaran bisnis mereka kuat dan sulit diruntuhkan, sedangkan kekuatan utama dalam sistem kapitalisme klan adalah kemampuan mereka merekrut pejabat pemerintah penentu kebijakan serta lembaga dan aparat penegak hukum sebagai bagian dari hierarkis klan. Dengan alasan itulah maka sistem kapitalisme klan merupakan bagian penting dari sistem kapitalisme oligarki.