Jalan kosong

Dedaunan yang berdesir lembut membuka kisahku kali ini

Angin yang mengantarkan kerinduan mulai menyelinap dalam kalbu

Gemercik air melantunkan alunan nada yang tiada makna

Seolah hanya bisa didengar tanpa dipahami

Bukan tentang apa, dan siapa

tapi tentang sebuah kisah

Tentang sebuah perjalanan panjang

Dan merubah rasa diantara kita

Sepanjang jalan kau hanya bercerita tentang indah semua anganmu

Dan dengan sabar ku mendengarkan semua tentang mu

Semua nampak biasa saja, tapi semua berubah

Kala senja beranjak dan hujan membasahi perjalanan kita

Andai waktu bisa berhenti, ingin ku hentikan aseketika itu juga

Itu dulu,  kala kita tanpa rasa

Dan kali ini aku melaluinya sendiri tiada kawan dan tanpa dirimu

Semua tentangmu kembali dihadapanku

Semua masih saja sama, jalanan ini

Belaian angin yang lembut,  gemercik sungai yang bernada

Dan semua hal yang terjadi kala itu masih sama

Hanya saja kau tak bersamaku

Hatiku beku karenamu

Kau mampu melelehkan nya, dan kau juga yang membekukannya

Selamt dan selamat

Semuanya hanyalah jalan kosong tanpa sebuah kepastian

Dan kau akan tetap tinggal

Sampai kapan entah sampai kapan

Jalanan itu kian hampa dan hanya sebongkah kenangan yang tersisa 

Selamat tinggal sayang mungkin memang ini jalan yang terbaik.