Kadang kita merasa kalau kemampuan otak adalah karunia Tuhan dan ‘warisan’ orangtua yang telah digariskan lewat perantara DNA. Kita kemudian berasumsi kalau kita tak dapat mengubahnya sedikitpun sebagaimana kita tak mampu membuat batu kali jadi berlian.

Menurut sains, pandangan tersebut sedikit keliru. Otak kita bukanlah organ sejenis batu kali atau paku berkarat. Kinerja otak dapat ditingkatkan sampai batas tertentu.

Beberapa kegiatan sederhana, paling tidak, dapat membuat otak bekerja lebih baik sehingga kita dapat melampuai kualitas burung beo.

Apakan tindakan-tindakan sederhana yang dapat kita lakukan untuk membuat otak bekerja lebih baik? Berikut daftar-daftarnya.

1.Berhenti Membagi Fokus

Berdasarkan pendapat Neurosaintis bernama Daniel Levitin, mustahil otak berkonsentrasi sempurna pada banyak kegiatan atau pikiran secara bersamaan. Otak tidak tercipta untuk membagi kerjanya dalam beberapa hal sekaligus.

Fokuslah pada satu kegiatan atau satu isu lebih dahulu. Jika telah selesai, beralihlah ke yang lain. Bangunlah pola demikian. Toh biasanya, jika kita membagi fokus pada beberapa kegiatan atau isusekaligus, tak ada yang betul-betul selesai dengan baik dan seperti yang kita harapkan.

2. Bacalah Buku

Tidak hanya baik untuk kecerdasan emosional, peneliti menemukan fakta lainnya kalau membaca buku dapat meningkatkan kemampuan mengolah informasi dengan efisien. Kebiasaan membaca beberapa jenis buku juga membiasakan otak berimajinasi lebih sering. Kemampuan berimajinasi membantu otak bekerja dengan cara yang menyenangkan.

3. Meditasi

Studi terbaru menunjukkan bahwa meditasi tak hanya berguna menurunkan tingkat stres. Namun, juga berpengaruh pada pengalaman relaksasi otak.

Otak juga harus beristirahat dan rileks. Otak yang selalu tegang tak akan bekerja dengan baik. Otak bukanlah organ yang harus selalu tegang, tegak dan berdiri.

Selain itu, di tengah situasi sekarang ini, yang membuat kita bingung, kelelahan, dan mungkin ikut-ikutan mengamuk, menyepi dan melatih napas akan menjadi cara berterima kasih atas kehidupan yang kita jalani.

4. Bepergian dengan Naik Pesawat

Penelitian-penelian menunjukkan kalau naik pesawat dua kali dalam seminggu dapat membuat otak bekerja lebih baik dan mengurangi resiko terkena penyakit demensia.

5. Mulailah Belajar Bahasa Asing

Ilmuwan dari Kanada menemukan fakta bahwa orang-orang yang dapat berbicara dalam banyak bahasa mampu memproses informasi dengan baik meski menggunakan sirkuit informasi yang sedikit. 

Dengan kata lain, mereka menggunakan sedikit kekuatan otak untuk menyelesaikan suatu persoalan. Selain itu, belajar beberapa bahasa membantu otak tetap dalam kondisi yang bagus dan menghindarkan seseorang dari pikun dan demensia.

6. Bermain Catur

Studi menunjukkan bahwa pemain catur dapat meningkatkan fungsi otak yang berkaitan dengan pengenalan pola. Bermain catur membuat dua sisi otak bekerja untuk mengambil keputusan. Bermain catur juga dapat meningkatkan daya ingat serta menjaga otak berpikir tentang segala kemungkinan yang dapat terjadi dari langkah-langkah yang diambil dalam permainan.

7. Matikan Gawaimu lalu Merenunglah atau Berdiskusilah Dengan Orang Lain

Ada banyak orang di sekitar kita yang menjadikan gawai sebagai satu-satunya jendela untuk menatap dunia ini. Gawai juga, kadang menjelma jeruji yang mengurung seseorang. Kita lupa bahwa gawai membuat kebutuhan kita membengkak karena kampanye komoditas.

Kecanduan gawai tengah menciptakan generasi yang mudah salah dalam mengambil keputusan untuk berpikir, bicara, atau bertindak karena disinformasi yang dihidangkan gawai cenderung seragam dan penuh melodrama.

Kian hari dada dan kepala kita kian tumpul karena lebih mau sehrain memandangi gawai dibanding berdiskusi dengan teman atau orang lain. Logika kita mungkin pelan-pelan tertidur dan kita kehilangan kemampuan meragukan sesuatu yang kadang didapatkan dari diskusi dan perenungan.

Dengan merenung atau berdikusi atau bertarung gagasan, pikiran akan terbantu sampai ke tahap berpikir secaradalam dan melihat suatu masalah dari beberapa sudut pandang.

Menurut beberapa penelitian, pembicaraan yang menyenangkan atau merangsang otak berpikir akan membantu otak sampai ke kinerja terbaiknya.

8. Seringlah Mengeluarkan yang Seharusnya Dikeluarkan

Jika Anda marah kepada seseorang atau keadaan, silakan marah-marah dan meluapkannya lewat cermin atau media sosial atau tembok. Dan jika Anda manusia normal, kelaurkanlah sesuatu selain kemarahan yang seharusnya Anda keluarkan secara berkala. Kalau Anda tak menemukan perantara yang tepat gunakanlah tangan sendiri.

9. Hindari Penggerutu yang Kurang Cerdas

Menghadapi penggerutu yang kurang cerdas bukannya membuat Anda berpikir tapi membuat Anda kesal. Waktu Anda akan sia-sia dan otak Anda akan terbiasa menghadapi orang dengan kemampuan berpikir yang menyedihkan.

Jika Anda ingin menajamkan otak, cara terbaik adalah mencari penggerutu yang cerdas. Untuk menghadapi penggerutu yang cerdas, mau tidak mau Anda harus meningkatkan kinerja otak Anda. Semakin cerdas penggerutunya semakin Anda bersemangat membangun argumentasi yang logis.

10. Jangan Sampai Terjebak Hipnotis Politik

Hipnotis politik bekerja untuk melemahkan fungsi otak dengan cara membuat perasaan kacau. Jika perasaan mulai ditarik oleh fiksi-fiksi seperti suku, warna kulit, kepercayaan, aliran dll., otak akan memilih kesimpulan yang mendukung fiksi-fiksi yang kita pegang. Bias pandangan akan terjadi. Biasanya, kesimpulan yang diambil tak patuh lagi pada aturan-aturan berpikir yang ketat.

Sekarang ini, kita dibuat kelelahan oleh berbagai isu dan hasutan serta segala jenis pendapat yang memicu kemarahan. Beberapa orang bisa selamat dan mampu mempertahankan kewarasan karena memiliki cukup pengetahuan untuk menolak dan mengambil jarak dari gencarnya kebohongan dan propaganda. 

Tapi, ada banyak yang hanyut dan malas memverifikasi atau melihat dari sisi yang berbeda. Jika para politisi sontoloyo (meminjam frasa yang dipakai Pak Jokowi) mulai menunjukkan gelagat akan menghipnotis, segeralah lakukan salah satu atau beberapa tips sebelumnya atau dekatkanlah diri kepada Tuhan.

Jadi, tunggu apa lagi. Mari kita tingkatkan kemampuan otak dengan melakukan satu atau beberapa kegiatan sederhana di atas. 

Kalau Anda seorang antikampret, semoga Anda menjadi antikampret yang berkualitas dan kalau Anda kebetulan adalah kampret, semoga Anda menjadi kampret yang cukup tak hanya mengandalkan pakem lama.

Tapi jika Anda, kebetulan, berdiri di tengah-tengah, hati-hati saja agar tak dikuasai nafsu yang menyebabkan bagian tengah Anda sering berdiri.

Terakhir, maafkan judul yang sangat bombastis ini. Semoga Anda tak menyesal sampai di baris terakhir.