Solidaritas merupakan suatu sikap yang dimiliki oleh manusia dalam kaitannya dengan ungkapan perasaan manusia atas rasa senasib dan sepenanggungan terhadap orang lain maupun kelompok. Makna solidaritas dekat dengan makna rasa simpati dan empati karena didasarkan atas rasa kepedulian terhadap orang lain maupun kelompok.

Sejak kaum milenial yang berarti mereka generasi muda yang lahir pada kisaran tahun 1980- 2000an. Maka ini berarti milenial adalah generasi muda yang berumur 17- 37 pada tahun ini. Milenial sendiri dianggap spesial karena generasi ini sangat berbeda dengan generasi sebelumnya, apalagi dalam hal yang berkaitan dengan teknologi.

Mengapa berkaitan dengan teknologi? Karena pada generasi milenial ini teknologi sudah berkembang lebih daripada generasi sebelumnya yang dari zaman handphone masih sebesar botol air minum yang kalau misalkan anda melemparkan pada hewan yang bisa membuat hewan itu kesakitan.

Dan generasi dulu jarang ada namanya internet untuk melakukan hubungan sosial dari kehidupan dunia luar. Dan generasi dulu melakukan hubungan sosial dengan cara berkumpul atau lebih dikenal lagi yaitu komunitas atau kelompok sosial.

Generasi dulu melakukan hubungan sosial dengan cara berkumpul atau membangun sebuah kelompok untuk mereka bermain dalam kehidupannya generasi dulu andai ingin berkumpul mereka memanggil teman nya dengan cara berkunjung ke rumah teman nya satu per satu. Padahal generasi dulu sudah mengenal namanya sms yaitu surat menyurat.

Tetapi mengapa Ia tidak menggunakan SMS? Karena pada zaman dulu ketika hendak mengirim pesan melalui SMS Ia membutuhkan sebuah yang namanya pulsa ketika hendak mengirim pesan. Seringkali kita memikirkan pulsa itu harganya berapa? Padahal harga pulsa itu murah loh.

Emang sih pulsa itu murah zaman sekarang cuman 7000 Ribu sudah dapat pulsa 5000 benar tidak? Tetapi masalahnya zaman dulu yang namanya pulsa mahal dan jarang orang yang membelinya kecuali keluarga yang menengah ke atas pada zaman dulu dan makanya generasi zaman dulu lebih suka menuju rumah kawan-kawannya satu per- satu hendak melakukan aktivitas seperti bermain atau yang lainnya.

Berbeda dengan generasi millennial yang hendak melakukan hubungan sosial dengan kawan-kawannya yang bisa melakukan kesepakatan bersama kawan-kawannya dengan menggunakan internet atau yang lebih di kenal nya lagi dengan sosial media.

Sosial media apa yang mereka gunakan yaitu WhatsApp, Instagram, Line, Bbm.  Generasi millennial menggunakan aplikasi tersebut untuk melakukan interaksi dengan kawan-kawannya dan dunia luar sekalipun Mereka bisa berinteraksi.

Tetapi ketika generasi millennial ini sudah sangat terikat dengan teknologi dan perkembangan zaman Ia akan tidak mau hendak melakukan hubungan sosial secara langsung dengan kawan-kawa nya. Karena ia lebih memilih handphone Nya ketimbang melakukan hubungan sosial secara langsung.

Dan terkadang generasi millennial ini menggunakan internet untuk melakukan hal negative, seperti menonton video porno dan orang sudah terikat dengan yang namanya porno ia akan melakukan di hal dari luar imannya seperti pencabulan, pemerkosaan, dan pelecehan seksual di kalangan remaja.

Bukan itu saja terkadang generasi millennial melakukan hal yang berbau bullying di kalangan sosial media, dan tidak perlu di buktikan lagi bahwa bullying sudah meraja lela di kalangan sosial media dan akibatnya bisa menyebabkan kejatuhan mental bahkan bisa membuat seseorang hendak melakukan bunuh diri.

Dulu istilah mulutmu harimau mu tetapi sekarang jarimu harimau mu. Mari kita bahas lagi kalau generasi millennial sudah terikat dengan handphone nya sendiri apa yang akan terjadi? Ia hendak tidak mau melakukan interaksi sosial secara langsung dengan kawan-kawannya ia lebih memilih sebuah benda yang kecil yaitu handphone nya sendiri.

Generasi millennial lebih suka berdiam diri di kamar sendirian bersama handphone nya tanpa mau di ganggu siapa pun bahkan orang tuanya ia hendak pasti akan melawan ketika di panggil sama orang tuanya, tetapi bukan melawan dengan cara memukul.

Melainkan ia melawannya dengan cara membantah dan suka marah-marah kalau di ganggu dan generasi millennial akan lupa segalanya yang namanya tugas rumah, makan kadang sering terlambat dan tugas sekolah kadang sering jarang mengumpulkan.

Dan inilah yang berkurangnya solidaritas sosial yaitu hubungan langsung yang membawa suasana kepedulian dalam diri mereka masing-masing. Berbeda dengan generasi sebelumnya yang selalu melakukan hubungan sosial dan Interaksi langsung.

Bahkan melakukan suatu hubungan sosial itu sangat penting untuk generasi kita sekarang karena seiring perkembangan zaman maka konflik-konflik dengan kalangan yang setiap yang menggunakan sosial media pasti akan terjadi, entah dari kalangan kawan-kawan di sekolah dan lain-lain.

Dan terkadang bisa membuat kita merasa sakit hati, marah, emosi dan saat itulah kita membutuhkan yang namanya hubungan sosial secara langsung untuk menenangkan hati kita yang sakit karena konflik di sosial media. Serta mengapa kita bisa terhibur? Karena melaui kelompok sosial kita dapat merasakan kehangatan dari indahnya kekeluargaan hidup berkelompok.