Cerita kelamku dihari yang lampau, yang kusam dan penuh ketidakpastian. Sekarang ku sulam dan ku perbaharui dengan hari ku yang Indah dan penuh dengan beribu kepastian 

Kehadiran sang penulis hebat, yang jadi sosok Tuhan. Tuhan yang meluruskan dan Tuhan yang menaungi aku sang penulis ingusan. Banyak argumen Tuhan yang selalu ku pegang Teguh. Satu argumen tumbuh dan berkembang jadi sebuah jembatan untuk menuju pintu gerbang masa depan ku untuk menjadi penulis dan dikatakan seorang penulis bukan omong kosong belaka. 

Banyak Tuhan yang selalu ada disekeliling ku, yang membisiki di telinga kecilku. Aku awalnya tak sadar akan itu semua. Tapi seiring berjalannya roda. Ku ikut alur roda itu berputar. Aku akan selalu dan selalu untuk terus mengikuti kemana arah roda itu. Aku tak akan menghentikan alur roda itu. Aku akan terus dan terus untuk mencoba. 

Dunia itu luas. Dan masih banyak dimensi yang belum aku ketahui dan masih banyak pula yang aku ingin capai. Hanya satu yang harus kulakukan, memulai itu semua dari sekarang, buktikan!! 

Belum terlambat untuk memulai. Bahkan, kamu harus ingat!!  Bahwa ini adalah gerbangmu yang sebenarnya. Tanpa kau sadari itu!. 

Langkahkan telapak kakimu kedepan. Bismillah dan harus yakin. Modal ku cuma satu dari seribu modal penulis. Terus dan terus untuk membaca. Mencoba untuk selalu menulis dan mencoba untuk mempublish nya. Karena kita tak tau hari esok. Akan jadi apa dan bagaimanakah kita?? 

Jalani hari ini!! Untuk bekal hari esok..