Jalur SNMPTN (Selesksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) 2019 telah resmi diumumkan 23 Maret lalu melalui portal khusus SNMPTN di http://pengumuman.snmptn.ac.id/.

Bagi yang lulus dan berhasil masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) idaman, sudah pasti senangnya luar biasa. Atau, biasa saja?

Namun, bagi yang tidak dinyatakan lulus, jangan berkecil hati. SNMPTN bukan satu-satunya jalur yang dapat mengubur mimpi untuk masuk ke PTN impian.

Lalu, apa saja jalur yang harus dicoba selanjutnya? Berikut beberapa jalur yang telah penulis rangkum.

1. Jalur SBMPTN (Seleski Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri)

SBMPTN tahun ini akan berbeda dengan tahun sebelumnya. Kenapa? Karena harus mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) terlebih dahulu.

Setelah itu, nilai dari UTBK yang nantinya akan digunakan untuk mendaftar SBMPTN. Karena, tidak mungkin bisa mendaftar SBMPTN jika tidak mengikuti UTBK.

UTBK diselenggarakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Tujuannya yaitu untuk mempersiapkan calon mahasiwa agar mampu menyelesaikan pendidikannya dengan baik dan tepat waktu.

UTBK memiliki dua materi ujian, yaitu Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA).

Untuk pendaftaran UTBK, bisa mengunjungi https://pendaftaran-utbk-2.ltmpt.ac.id/ dan membayar Rp 200.000 melalui bank yang telah ditentukan.

Adapun jadwal penyelenggaraan UTBK dan SBMPTN sebagai berikut:

Pendaftaran UTBK gelombang I (1-24 Maret 2019)

Pendaftaran UTBK gelombang II (25 Maret-1 April 2019)

Pelaksanaan UTBK gelombang I (13 April-4 Mei 2019)

Pelaksanaan UTBK gelombang II (11-26 Mei 2019)

Pengumuman UTBK (23 April-2 Juni 2019)

Pendaftaran SBMPTN (10-24 Juni 2019)

Pengumuman SBMPTN (9 Juli 2019)

2. Jalur UM-PTKIN (Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Indonesia)

Jalur ini diadakan oleh seluruh Universitas Islam Negeri (UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN).

Sistem seleksinya sama dengan SBMPTN, yaitu dilakukan serentak secara nasional. Bedanya, ketentuan jalur ini ditetapkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia.

Untuk jadwal pendaftaran akan dibuka 2-30 April 2019, pelaksanaan 28 Mei 2019, dan pengumuman 1 Juli 2019.

Adapun laman yang harus dikunjungi jika berminat mengikuti jalur UM-PTKIN yaitu, https://um-ptkin.ac.id.

3. Jalur PMDK-PN (Penelusuran Minat dan Kemampuan Politeknik Negeri)

Sama halnya dengan jalur SNMPTN, PMDK-PN merupakan proses seleksi penerimaan calon mahasiswa baru melalui jalur undangan.

Jalur ini juga hanya untuk lulusan SMA/SMK/MA yang masih duduk di kelas 12 dari berbagai jurusan.

Nantinya, sekolah harus terlebih dahulu mempunyai username dan password terlebih dahulu.

Adapun cara mendapatkannya yaitu melalui undangan dari politeknik itu sendiri atau melakukan pengajuan dengan cara mengisi formulir dan persyaratan.

Setelah mendapatkan username dan password, maka sudah bisa didaftarkan oleh sekolah pada jalur PMDK-PN.

Untuk pendaftaran sudah dibuka sejak 4 Februari-6 April 2019. Jadwal ini juga sekalian pengisian data oleh sekolah dan siswa.

Sementara, untuk validasi berkas pendaftaran dilakukan 4 Februari-8 April 2019. Dan pengumuman kelulusan 16 April 2019.

Bagi yang berminat, dan ingin mendapatkan informasi lebih lanjut bisa mengunjungi laman ini http://pmdk.politeknik.or.id/

4. Jalur UMPN (Ujian Masuk Politeknik Negeri)

Beda jalur UMPN dan PMDK-PN ialah jalur ini proses seleksinya melalui ujian tertulis.

Jika telah dinyatakan gagal pada jalur PMDK-PN dan masih berkeinginan masuk ke politeknik negeri, jalur inilah yang mesti dicoba selanjutnya.

UMPN tidak memiliki portal khusus bagi yang ingin mendaftar melalui jalur ini. Jadi, jika berminat mengikuti, harus mencari informasi melalui portal resmi politeknik negeri yang tersebar di seluruh tanah air.

Saat pelaksanaan ujian tertulis, jika peserta mendaftar di Politeknik Negeri Jakarta, sementara tidak tinggal di Jakarta, peserta tidak harus ujian di Jakarta. Dia tetap bisa ujian di politeknik negeri terdekat dari daerahnya.

5. Ujian Mandiri

Biasanya, setiap universitas mempunyai jadwal dan proses seleksi berbeda-beda saat mengadakan jalur ini.

Untuk tahun ini, umumnya setiap universitas akan melakukan proses seleksi melalui hasil dari UTBK.

Jadi, jika universitas pilihan calon peserta menetapkan ketentuan seperti itu, pastikan bahwa telah mengikuti UTBK tahun ini.

Bagi yang tidak mengikuti UTBK, tidak perlu cemas. Karena, tidak semua univeritas menetapkan ketentuan seperti itu. Asalkan harus selalu giat mencari informasi yang dinginkan ataupun  dibutuhkan.

6. Jalur SBMPTNP Kemenpar (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata Kementerian Pariwisata)

Program ini baru saja diluncurkan Senin, (18/3/2019) di Kampus Politeknik Pariwisata Makassar.

Bagi yang berminat kuliah di sektor pariwisata, program ini pastinya akan sangat cocok karena biayanya juga lebih terjangkau.

Pendaftaran dan pencetakan Kartu Peserta Seleksi (KPS) sudah dimulai sejak 18 Maret-2 Mei 2019.

Untuk seluruh informasi dan prosedur pendaftaran, bisa mengunjungi laman ini http://sbmptnp.kemenpar.go.id/portal.

Itulah beberapa jalur masuk PTN yang dapat dicoba jika gagal pada SNMPTN 2019. Cukup banyak bukan?  

Dan yang sudah dinyatakan lulus SNMPTN 2019, jangan lupa untuk daftar ulang, melengkapi verifikasi data dan juga administrasi.

Bagi yang tertarik untuk mengikuti salah satu jalur di atas, selalu mencari informasi, terus berjuang, dan jangan lupa berdoa, ya. Semoga  lulus di universitas dan jurusan impian.