Piala Dunia 2018 sudah memasuki babak 16 besar. Sebagian tim pun sudah bermain pada babak ini dan dinyatakan lolos ke babak selanjutnya. Di antaranya yang sudah dinyatakan lolos, yaitu Uruguay, Prancis, Rusia, dan Brazil. Sedangkan tim lainnya masih menunggu jadwal pertandingan masing-masing.  

Pada hari ini, Selasa (03/07) dinihari, laga seru telah terjadi. Pertemuan antara Belgia dengan Jepang menjadi salah satu pertandingan yang dinanti-nanti. Pasalnya, Belgia mempunyai kualitas pemain yang sangat bagus, dari penjaga gawang sampai pemain depan. Sementara Jepang merupakan satu-satunya wakil Asia yang diharapkan bisa memperbaiki catatan sejarah bagi Asia pada pentas sepak bola dunia.

Sejak awal laga, Belgia sudah mendominasi permainan. Permainan cantik yang diperagakan Eden Hazard dan kawan-kawan membuat para pemain Jepang ketar-ketir. Bermain dengan tempo cepat, para pemain Belgia mencoba mendekati kotak pinalti Jepang dengan segenap kekuatannya. Namun, Jepang tidak memberikan ruang bagi Belgia untuk mengembangkan permainannya. Rapatnya barisan tim Samurai Biru membuat babak pertama imbang tanpa gol.

Tertinggal Lebih Dulu 

Memasuki babak kedua, Jepang mencoba mengambil alih serangan di menit-menit awal pertandingan. Jepang memanfaatkan kesalahan yang dilakukan para pemain Belgia. Tendangan manis Genki Haraguchi dari sisi kiri pertahanan tidak dapat dibendung oleh kipper Belgia, Courtois. Alhasil, pada menit 48 Jepang unggul terlebih dahulu.

Belgia yang berusaha mengembangkan permainan dikejutkan lagi dengan sebuah gol dari Jepang. Kali ini giliran Takashi Inui yang melakukan aksinya di menit 52. Tembakan melengkung dari luar kotak pinalti meluncur deras ke pojok bawah sebelah kiri gawang Courois. Dengan gol ini, Jepang memimpin dengan skor 0-2.

Selepas gol itu, Belgia mencoba memperbaiki keterpurukan dengan melancarkan gempuran. Dimotori Eden Hazard, Kevin De Bruyne, dan Romelu Lukaku, berbagai serangan pun dilakukan demi mendobrak pertahanan Jepang. Hampir semua pemain Belgia berada pada wilayah permainan Jepang. Sejumlah pemain pun mencoba memanfaatkan peluang. Namun kokohnya pertahanan Jepang tidak bisa dijebol hingga setengah laga berlangsung pada babak kedua.

Mencoba Bangkit 

Sebagai tim favorit juara, Belgia tidak menyerah begitu saja. Serangan demi serangan kembali dilangsungkan. Selain itu, dimasukkannya Fellaini dan Chadil menambah daya gedor bagi Belgia. Hingga akhirnya Belgia berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 lewat Jan Vertonghen di menit 70. Tidak puas dengan satu gol, Belgia melanjutkan serangan dan berambisi memenangkan pertandingan.

Masuknya Fellaini pun tidak percuma. Pada menit 74, Hazard yang menusuk sisi kiri pertahanan Jepang berhasil mengecoh pemain belakang sebelum melepaskan umpan silang. Fellaini dengan tubuh tingginya menyambut umpan itu dengan sundulan dan berhasil memasukkan bole ke gawang Kawashima. Dengan gol ini, Belgia berhasil menyamakan kedudukan.

Setelah keadaan sama, kedua tim saling melakukan jual-beli serangan. Jepang tidak mau menyia-nyiakan dua gol yang sudah susah payah diciptakan. Begitu halnya dengan Belgia, para pemain yang mengisi klub-klub elite di Eropa tidak mau menanggungg malu jika kalah dari wakil Asia.

Para penggawa Belgia memegang kendali permainan. Serangan demi serangan dilancarkan. Lukaku dan Chadil mendapatkan peluangan yang bagus pada menit ke 85. Namun performa gemilang dari Kawashiwa tidak mengubah apa-apa. Betapa besarnya jasa Kawashiwa pada laga kali ini.

Kecerobohan Pemain Jepang

Jepang juga tidak mau kalah. Kiesuki Honda yang sudah dimasukkan menambah daya serang bagi Jepang. Free kick-nya dari luar kotak pinalti berhasil membawa Jepang ke babak selanjutnya andai saja tidak ditepis oleh Courtois.

Semenit sebelum laga usai, sepak pojok dilakukan oleh Honda di sisi kanan pertahanan Belgia. Pada kesempatan kali ini, para pemain Jepang berada pada kotak pinalti. Jepang mencoba memanfaatkan menit terakhir ini untuk menambah gol dan memenangkan pertandingan.

Namun, service tidak sempurna dari Honda berhasil diamankan Courtois. Melihat kosongnya pertahana Jepang, Courtois langsung mengirimkan bola ke depan. Para pemain Belgia mencoba naik dan berhasil mendapatkan bola..

Para pemain belakang Jepang benar-benar ceroboh dengan maju ke depan saat sepak pojok berlangsung. Belgia yang mengusai bola melakukan serangan dari sisi kanan sebelum para pemain Jepang pulang ke posnya. Alhasil, umpan yang dikirmkan kepada Chadil berhasil membobol gawang Kawashima. Seluruh stadion bergemuruh. Para suporter Belgia bersorak dengan meriah.  Sementara itu, para pemain Jepang tertunduk lemas. Skor berubah menjadi 3-2. Perjuangan Belgia tidak pernah sia-sia.

Dengan kemenangan ini, Belgia berhasil lolos ke fase selanjutnya. Sedangkan Jepang yang menjadi satu-satunya wakil Asia harus mengakui kekalahannya. Meskipun Jepang kalah, namun kita perlu mengapresiasinya. Permainan yang dimainakan tidaklah mengecewakan. Terbukti Jepang berhasil unggul 0-2 terlebih dahulu sebelum Belgia mencetak 3 gol. Untuk selanjutnya, Belgia akan menghadapi Brazil di babak 8 besar.

Saya yakin seratus persen, Belgia akan mengalahkan Brazil dan terus melaju ke babak final, hingga akhirnya menjadi juara Piala Dunia 2018.