Tidak ada orang yang menginginkan untuk terkena penyakit kanker. Namun, ketika Anda terdiagnosis penyakit kanker sejak dini, bukan berarti bahwa hal tersebut merupakan akhir dari hidup Anda. Perawatan sederhana mampu membantu Anda untuk membunuh sel kanker.

Contohnya dengan mengonsumsi minyak zaitun. Siapa yang menyangka bahwa minyak yang dihasilkan oleh buah kecil yang mirip seperti batu ini mengandung sejuta manfaat?

Pohon zaitun pertama kali digunakan di Mediterania Timur antara 8.000 dan 6.000 tahun yang lalu. Temuan yang dipublikasikan baru-baru ini dalam jurnal Proceedings of the Royal Society B berdasarkan pada analisis genetik dari hampir 1.900 contoh di sekitar Laut Mediterania.

Zaitun sudah digunakan dengan berbagai cara di zaman kuno. Kapal-kapal yang penuh dengan minyak zaitun telah ditemukan di antara barang-barang lainnya, saat penggalian kuburan Mesir kuno. Menurut para ahli hadis, ketika Banjir Besar mereda, hal pertama yang terlihat di bumi adalah pohon zaitun.

Rasulullah SAW pun banyak menggunakan zaitun dalam berbagai pengobatan. Terlebih manfaat zaitun dijelaskan dalam Alquran Surat At-Tin ayat.

Ada banyak jenis minyak zaitun yang ada di dunia. Virgin olive oil contohnya. Jenis minyak zaitun satu ini merupakan jenis minyak zaitun yang paling populer. 

Minyak zaitun jenis ini digunakan sebagai minyak goreng yang terkenal dengan kandungan asam yang rendah. Hal ini paling cocok untuk orang yang ingin menikmati manfaat minyak zaitun tanpa mengkhawatirkan kesehatan karena zat asam. 

Saat ini, minyak zaitun yang beredar di dunia diklasifikasikan menjadi tiga jenis utama sesuai kriteria International Olive Association (IOC), yaitu minyak zaitun murni (virgin olive oil), minyak zaitun olahan (refined olive oil), dan minyak zaitun (olive oil).  

Menurut indocropcircles.wordpress, zaitun adalah pohon kecil tahunan dan hijau abadi. Buah mudanya dapat dimakan mentah ataupun sesudah diolah ataupun diawetkan sebagai penyegar.

Buahnya yang tua diperas dan minyaknya diekstrak menjadi minyak zaitun yang dapat dipergunakan untuk berbagai macam keperluan. Salah satunya untuk mencegah pertumbuhan kanker sejak dini.

Para ilmuan mengatakan bahwa minyak zaitun memiliki manfaat prefentif dalam mengobati kanker yang korbannya kurang lebih 20.000 jiwa per tahunnya. 

Sebuah kajian yang berlangsung di Jepang mengemukakan bahwa kaum wanita yang menkonsumsi minyak zaitun lebih dari sekali sehari, jarang sekali terkena bahaya kanker payudara dengan presentase 25%. 

Sedangkan sebuah studi menyatakan, wanita yang menambahkan minyak zaitun pada makanan mereka memiliki risiko 62 persen lebih rendah dari kanker payudara selama lima tahun ke depan atau lebih, menurut para peneliti di University of Navarra di Pamplona.

Dilansir dari dailymail.co.uk, penelitian yang dipublikasikan di jurnal Molecular and Cellular Oncology ini menjelaskan bahwa di dalam minyak zaitun, terkandung zat sehat yang disebut dengan oleocanthal.

Oleocanthal adalah phenylethanoid, atau sejenis senyawa fenolik alami yang ditemukan dalam minyak zaitun extra-virgin. Oleocanthal akan bekerja dengan cara memecah inti sel yang disebut dengan lisosom dan kemudian oleocanthal akan mengeluarkan protein yang dapat mematikan sel kanker.

Seperti penelitian di Spanyol yang menemukan manfaat konsumsi empat sendok minyak zaitun sehari bantu cegah kanker payudara. Dalam penelitian tersebut, sebanyak 4200 perempuan berusia 60 sampai 80 tahun dibagi menjadi tiga kelompok dan masing-masing mendapatkan menu diet mediterania yang berbeda.

Baca Juga: Kanker Plastik

Kelompok pertama ditambahkan minyak zaitun, sedangkan yang kedua ditambahkan kacang-kacangan, sementara yang terakhir menerapkan diet rendah lemak. Aturan diet mediterania sendiri terdiri dari konsumsi buah-buahan, sayur, kacang-kacangan, ikan, dan juga daging. 

Dalam pemeriksaan lanjutan setelah lima tahun, ditemukan bahwa perempuan yang melakukan diet mediterania dengan menambahkan konsumsi empat sendok minyak zaitun berisiko 68 persen lebih rendah terserang kanker payudara. Empat sendok minyak zaitun ditambahkan dalam salad, roti, dan juga masakan.

Selain untuk mencegah kanker, buah zaitun juga bisa mengobati penyakit lainnya, seperti tekanan darah tinggi yang dapat menyebabkan kelelahan, membantu menurunkan berat badan, dan banyak contoh lainnya. 

Minyak zaitun juga bermanfaat pada bidang kecantikan. Minyak zaitun memiliki kandungan vitamin E dan vitamin K yang bisa membuat bibir terlihat leboh cerah, merawat kesehatan rambut, menebalkan alis, dan masih banyak khasiat alami yang dihasilkan oleh buah zaitun. 

Buah zaitun juga mengandung zat anti oksidan dan karotenoid yang disebut dengan lutein. Lutein membantu menghancurkan radikal bebas di dalam tubuh yang dapat menyebabkan kanker. Buah zaitun ampuh untuk mencegah berbagai jenis kanker seperti kanker usus besar, kanker payudara, dan kanker lambung.

Dari uraian di atas, kita bisa tahu bagaimana sebaiknya kita menjaga kesehatan tubuh sebelum semuanya terjadi, seperti mengonsumsi zaitun untuk mencegah pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh. 

Jadi, minyak zaitun sangat bermanfaat bagi pengobatan kanker. Minyak zaitun memiliki banyak kandungan yang dapat membunuh sel kanker yang bernama oleochantal. Selain untuk mencegah penyakit kanker, minyak zaitun juga bisa mengobati penyakit-penyakit yang lain.