Islami merupakan kata sifat yang mensifati di mana bisa melekat kepada siapa saja meskipun dirinya juga bukan bagian dari golongan Umat Islam. tanpa disadari seutuhnya, kita memaknai diri kita seakan-akan orang yang paling islami, padahal kriteria dan kategori sifat seorang Muslim itu tidak bisa dimaknai dari satu sisi saja.

Artinya, sifat islami memiliki beberapa cakupan yang amat luas selagi itu dikategorikan ke hal-hal positif dengan memberi manfaat dan keuntungan. Kendati demikian, ada beberapa sifat islami yang Ahok miliki.

Lingkungan Islami

Semua warga Jakarta ataupun siapa saja yang menginjakkan kaki di ibu kota tentunya akan merasakan perubahan secara terstruktur tentang tata kelola kota di bidang lingkungan. Menjaga Kebersihan lingkungan dan melestarikannya adalah bagian dari ciri kota yang memegang prinsip hablu min ‘alam.

Jika Hubungan Manusia dengan lingkungannya terjaga rapi, maka musibah berupa banjir atau bencana yang diakibatkan oleh gejala alam tidak akan terjadi. Di sini Ahok mengaturnya agar tatanan kota selalu bersih dengan kerja nyata gerakan pasukan oranye.

Membangun Mesjid

Masjid merupakan bagian dari sarana ritual keagamaan yang dimiliki oleh umat Islam. Selain itu juga, masjid sering dijadikan sebagai tempat belajar/pengajian atau hal-hal yang sifatnya keagamaan dan ibadah. Melihat kondisi Masyarakat Muslim DKI Jakarta yang kian membutuhkan sarana dan fasilitas tersebut, Ahok banyak mendirikan musala (masjid kecil) di bawah fly over, masjid yang berada di Daan Mogot dll.    

Bergaul Dengan Orang Islam

Ketika Ahok melanjutkan studi di perguruan tinggi yang ada di Jakarta, dia bertempat tinggal di kediaman orang Bugis Muslim, yaitu Almarhumah Misribu. Semasa hidupnya sampai meninggal dunia, Ahok menganggap Misribu adalah Ibu angkatnya (sumber: http://megapolitan.kompas.com/read/2014/10/29/10433061). Selama tinggal bersamanya satu atap, Ahok berkomunikasi dengan baik dan intens meskipun berbeda keyakinan.

Berdasarkan fakta tersebut, ada banyak kemungkinan keduanya saling bertukar informasi, terutama tentang perbedaan ideologi. Kendati demikian dapat disimpulkan, bahwa Ahok telah mengenal Islam dari Ibu angkatnya dan pergaulan bergaul dengan teman yang berada di area kuampus tempat belajarnya.

Memberangkatkan Marbot Umrah

Ini bagian dari informasi aktual dan fakta nyata yang mencengangkan khalayak ketika mendengar ada Marbot Masjid yang diberangkatkan Umrah oleh Ahok ketika menjabat sebagai kepala daerah DKI Jakarta (sumber, http://poskotanews.com/2015/12/18/ahok-berangkatkan-40-marbot-umroh/).

Jika melihat dari background Ahok sebagai orang Non Muslim, maka ini diluar nalar dan prediksi umat Muslim mengingat sedikit dari para Pejabat yang bermurah hati untuk bern , karena Ini merupakan bagian dari sifat islami yaitu dengan membuat orang senang serta memberikan reward.

Membangun Pesantren

Kabar ini kerap menjadi viral saat Ahok memberikan lahan sekitar 20 hektare di Bangka Belitung pasca kemenangannya di Pilkada 2005. Ini merupakan bukti nyata yang tidak bisa ditentang kebenarannya.