Belakangan ini  ada sebuah penyerangan anjing Pitbull kepada Seorang Satpam kompleks. Menurut berita yang beredar, satpam tersebut ingin memperingatkan bahwa anjing pitbull untuk dijaga dengan baik, mengingat anjing tersebut sangat meresahkan masyarakat sekitar (warga komplek). Sebelum menyerang satpat, anjing Pittbul tersbeut pernah menyerang kucing dan sesamanya yakni sesama anjing (namanya Jerky).

Banyak orang mengira bahwa, kejadian seperti ini merupakn kesalahan seratus persen dari anjing Pitbul. Ada isu bahwa anjing pitbull ini akan di suntik mati. Tetapi, apakah benar yang dilakukan oleh anjjing putbull tersebut salah seratus persen? Penulis akan jelaskan perlahan mengenai sifat anjing yang penulis alami sendiri.

Anjing di dunia ini banyak sekali jenisnya. Berdasarkan jenisnya, anjing dapat penulis bagi menjadi dua yakni anjing penjaga dan anjing hiasan. Anjing penjaga merupakan jenis anjing yang diperuntukkan untuk menjaga sesuatu, mencari sesuatu. Misal anjing Pitbull, dapat dilatih menjadi penjaga rumah, membantu pemilik anjing untuk mencari sesuatu dan sebagainya.

Dalam ranah kepolisian juga membutuhkan anjing dengan tipe penjaga. Misal Rotweller, anjing ini dapat dilatih untuk mencari korban bencana alam dan dapat mendeteksi adanya obat-obat terlarang. Anjing penjaga dipergunakan oleh polisi sebagai sarana membantu tugas negara. Anjing kepolisian dilatih secara tepat guna untuk kepentingan kepolisian.

Kedua yakni anjing hias. Anjing hias biasanya berukuran pendek, kecil, dan lucu. Salah satu anjing hias adalah anjing mini pom. Anjing ini dikenal sebagai anjing yang memiliki bulu lebat, ukuran yang sangta kecil ,dan tentunya menggemaskan. Anjing pom biasanya diperuntukka untuk fashion Show, kecantikkan dalam berbusana.

Biasanya, anjing hias merupakan anjing yang angat baik dan pintar. Anjing ini mempunyai naluri untuk berinteraksi dengan pemiliknya (owner). Anjing hias biasanya butuh perawataan yang cukup tinggi. Maka dari itulah banyak pemilik anjing hias yang sering datang ke petshop sekadar untuk memandikan dan merapikan bulu-bulu anjing mereka.

Kedua tipe anjing tersebut berbeda. Tetapi, ada persamaan dari kedua tipe anjing tersebut. pertama, anjing mempunyaii naluri sebagaimana naluri tersebut digunakan sebagai perlindungan dari serangan yang mengancamnya. Misal, setiap anjing pasti akan menjenggong saat ada seorang yang belum mengenalnya. Orang yang tidak dikenalnya masih sebuah musuh baginya, itulah naluri yang dimiliki oleh sekor anjing.

Kedua, anjing dimanapun mempunyai sifat yang setia kepada pemiliknya. Contioh anjing yang penulis punya (bernama Kunyit), menunggu pemiliknya datang setiap pemiliknya sedang pergu kuliah. Kunyit selalu berada di depan pintu pagar hingga pemiliknya datang. Entah mengapa anjing mempunyai keterikatan dengan pemiliknya hingga menunggu berjam-jam hingga pemiliknya datang.

Ketiga, anjing memiliki sifat untuk mengingatkan pemiliknya. Kunyit, selalu membangunkan pemiliknya tepat pukul 5 pagi. Hal tersebut selalu dilakukan oleh kunyit. Jika pemiliknya tidak bagun, maka ia akan memanggil dengan suara yang semakin keras. Jika pemiliknya tidak bangun lagi, maka kunyit bisa menggaruk pintu hingga pintu menjadi bersuara bising bahkan pintu menjadi rusak.

Keempat, setiap anjing selalu mengikuti alur kebiasaan pemiliknya. Kunyit bukanlah anjing dengan ras manapun. Ialah seekor anjing yang blasteran (campuran). Pemiliknya pun tidak mengetahui dari ras mana kunyit dilahirkan. Tetapi kunyit sangat pinttar meniru kebiasaan pemiliknya. Ia Buang Air Besar dan Buang Air Kecil di kamar mandi.

Itulah persamaan yang dimiliki oleh setiap anjing. Tetapi, itu semua tidak disadari oleh pemiliknya. Bahkan, ada banyak kejadian anjing yang ditelantarkan dan tidak ingin memeliharanya kembali karena sudah tua, tidak bisa berjalan, atau tidak bisa menyenangkan pemiliknya.

Selain itu, anjing di beberapa daerah di Indonesia menjadi santapan yang sangat lezat. Salah satu tayangan di media sosial yang menayangkan penyiksaan anjing yang nantinya di konsumsi. Beberapa dari komunitas pencinta anjing snagat megecam dengan perbuatan mengkonsumsi daging anjing.

Salah satu contoh ada salah satu komunitas pecinta anjing di Surabaya Jawa Timur, yang melakukan sosialisasi untuk berhenti makan daging anjing. Menurut mereka, anjing bukanlah hewan ternak yang siap untuk dikonsumsi namun, anjing adalah hewan yang sangat berguna bagi kehidupan manusia.

Gerakan tersebut membuat penulis sangat menyetujui bahwa penyiksaan terhadap anjing, penyerangan terhadap anjing haruslah di hentikan. Anjing jugalah ciptaan Tuhan yang harus dijaga, dlestarikan, dan juga disayangi. Bahkan jika bisa, semua hewan patut di perahatikan tersmasuk kucing di sekitar komplek perumahan.

Melalui peristiwa ini, seharusnya manusia dapat berfleksi dan bersikao kritis dengan anjing dan hewan di sekitar. Anjing maupun hewan lain merupakan ciptaan-Nya. Bagaimana jika manusia diperlakukan seperti yang manusia lakukan terhadap hewan? Maka berefleksilah dalam hidupmu. Janganlah kamu menyakiti mereka, janganlah kamu menjadi acuh tak acuh terhadap mereka.

 Anjing dan semua hewan patut di sanyangi bukan untuk menjadi bahan santapan. Hewan yang diperbolehkan untuk dikonsumsi hanyalah hewan ternak yang sudah mendapat ijin dari pemerintah. Dengan demkian, penulis ingin mengingatkan bahwa mulai saat ini juga, kita harus peduli dengan keadaan sekitar, peduli dengan anjing, dan ingatkan kawan di sekitar untuk berhenti konsumsi dan sakiti mereka.