Kamu punya cita-cita ingin melanjutkan sekolah S2 tapi galau gimana caranya? Galau karena mau melanjutkan sekolah S2 melalui beasiswa tapi belum satupun lolos dari semua peluang yang kamu daftar, atau galau karena ingin kuliah dengan biaya sendiri namun masih terbatas tabungannya. Kalian yang baca tulisan ini, mungkin satu diantarnya ya.

Tenang, saya akan kasih solusi buat kalian yang masih galau -galau. Melanjutkan kuliah S2 gratis, dibiayai pihak lain. Pasti semuanya mau ya. Yuk simak tips dari saya untuk lolos seleksi beasiswa S2 dalam negeri. Tips ini ampuh buat saya, terbukti dengan saya lolos seleksi beasiswa S2 Universitas Pertahanan Republik Indonesia. Mudah-mudahan ampuh juga ya buat kalian. Dan kalian lolos beasiswa S2 yang kamu inginkan.

Sekolah tinggi merupakan cita-cita banyak orang, apalagi jika dibiayai melalui beasiswa. Rezeki yang tak terkira pastinya. Siapa sih yang gak mau?. Banyak jalan menuju Roma. Begitu pula jalan untuk mendapatkan beasiswa. Saat ini banyak sekali institusi yang menawarkan beasiswa, baik beasiswa dalam negeri maupun beasiswa luar negeri.

Berikut saya bagikan 9 tips lolos seleksi beasiswa khususnya untuk S2. Hal ini berdasarkan pengalaman penulis yang telah lolos seleksi beasiswa S2 Universitas Pertahanan Republik Indonesia :

1. Kenali Diri

Tidak kenal maka tak sayang. Kita perlu mengenali diri kita sendiri, apa keinginan kita. Kita ingin beasiswa seperti apa, beasiswa dalam negeri atau luar negeri, program studi apa yang diinginkan. Misal pendidikan saat S1 adalah kesehatan dan ingin melanjutkan pendidikan yang linier di kesehatan juga sehingga pendidikan S2 nya pun mengambil program studi kesehatan. Atau bisa jadi pendidikan kamu di S1 adalah ekonomi dan saat ini bekerja di bidang kepegawaian atau human resource dan kamu ingin memperdalam tentang kepegawaian maka S2 nya melanjutkan manajemen sumber daya manusia. Hal ini akan menjadi langkah awal dalam mencari beasiswa yang sesuai.

2. Cari Informasi Beasiswa secara Detail

Jika kamu ingin mendaftar beasiswa dalam negeri, berarti kamu fokus di institusi atau lembaga yang menawarkan beasiswa dalam negeri, begitu pula saat kamu menginginkan beasiswa luar negeri.

Saat ini banyak produk beasiswa yang ditawarkan oleh institusi ataupun lembaga, misal beasiswa Kementerian Keuangan melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), beasiswa Kementerian Komunikasi dan Informasi, beasiswa Kementerian Pertahanan melalui Universitas Pertahanan, beasiswa dari Kementerian Riset dan Teknologi Tinggi dan lain sebagainya. Kita bisa mencari melalui mesin pencari seperti google, cukup kita ketik “beasiswa S2 dalam negeri 2021” maka akan muncul banyak informasi beasiswa tersebut. Kita pelajari dari masing-masing website yang menampilkan informasi tersebut. Mulai dari program studi yang ditawarkan, apakah ada yang sesuai dengan minat kita, apa saja syaratnya, kapan batas waktu pengumpulan, fasilitas apa yang didapatkan.

3. Pilih Tempat Tujuan Beasiswa

Menentukan minimal 3 pilihan tujuan untuk kamu daftar beasiswa. Menurut saya ini sangat penting. Kita tidak tahu lembaga atau institusi yang akan menerima kita. Maka dengan kita mendaftar di beberapa tempat maka dapat meningkatkan peluang kita mendapatkan beasiswa. Ibarat memancing, maka kita sebar umpan di beberapa tempat dengan harapan ada ikan yang nyangkut di kail kita.

4. Belajar dari yang sudah Pernah Lolos Beasiswa

Pengalaman adalah guru terbaik. Tepat sekali ungkapan tersebut.. Jika di dekat kalian ada keluarga, sahabat atau kolega yang sudah pernah lolos seleksi beasiswa. Maka dia adalah tempat yang tepat untuk kamu belajar berdasarkan pengalamannya. Apalagi jika beasiswa yang kamu inginkan sama seperti dia.

5. Persiapkan Berkas Pendaftaran

Berkas Pendaftaran salah satu yang sangat penting dalam proses seleksi beasiswa. Baca berkali-kali persyaratan yang dibutuhkan, jika perlu kamu print. Buat ceklist daftar berkas yang sudah dilengkapi dan yang belum. Saat ini zaman lebih maju, formulir pendaftaran beasiswa diisi secara online dengan melampirkan beberapa berkas seperti hasil scan fotocopy ijazah dan transkrip nilai pendidikan sebelumnya yang dilegalisir, foto copy KTP, essay tentang program studi yang kamu pilih, dan lain sebagainya.

6. Minta Doa Restu Orang Tua dan Pasangan

Doa restu orang tua jika masih ada, pasangan baik suami atau istri bagi yang sudah berkeluarga juga penting. Doa mereka semua adalah salah satu doa yang sangat dahsyat, dan siapa tahu kamu lolos seleksi beasiswa karena doa mereka. Dan mereka juga yang akan mendukung kalian saat perkuliahan berjalan setelah lolos seleksi beasiswa.

7. Minta Izin kepada Pimpinan di Tempat Kerja

Beberapa institusi atau lembaga pemberi beasiswa rata-rata saat ini membutuhkan surat izin dari pimpinan di tempat kerja bagi yang bekerja. Hal ini sebaiknya kamu urus sebelum mendaftar beasiswa. Jangan sampai, beasiswa sudah di tangan dan ternyata pimpinan tempat kamu bekerja tidak mengizinkan.

8. Kirim Berkas Pendaftaran sesuai Ketentuan

Berkas yang telah kamu siapkan, izin dari orang tua dan pasangan atau keluarga serta pimpinan sudah kamu dapatkan. Saatnya mengirimkan berkas pendaftaran sampai batas waktu yang ditentukan. Sebelum kamu kirim, cek ulang dua sampai tiga kali untuk memastikan semuanya lengkap sesuai persyaratan yang diminta pihak penyedia beasiswa.

9. Doa dan Sedekah

Ini salah satu tips pamungkas. Setelah kamu berusaha semuanya, tutup dengan doa. Kita minta kepada Allah yang maha mempunyai rezeki, termasuk rezeki berupa beasiswa. Sempurnakan dengan berbagi dengan keluarga, atau orang-orang di sekitar kita yang membutuhkan agar kita dimudahkan dalam segala hal termasuk dalam mendapatkan beasiswa.

Inilah 9 tips yang dapat kamu aplikasikan dalam usaha mendapatkan beasiswa. Semoga beruntung dan giliranmu tahun ini yang mendapatkan beasiswa ya. Tetap semangat, pantang menyerah, jaga protokol kesehatan, dan salam sehat! [MA]