PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) ternyata tidak berjalan sekencang dentuman teknologi yang katanya sudah 4.0. Kendala pada jaringan dan gawai yang belum merata tersedia masih menjadi lampu merah, namun kegiatan pembelajaran daring tetap menjadi pilihan utama bagi mayoritas lembaga pendidikan di Indonesia selama pandemi.

Langkah ini sesuai dengan himbauan pemerintah yang kembali disampaikan diawal  tahun 2021, bahwa proses pembelajaran baik di sekolah dan perguruan tinggi tetap dilakukan secara daring, khususnya di wilayah berstatus zona merah dalam upaya untuk terus memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Tidak ada pilihan dan entah sampai kapan, kelas daring menjadi menu utama untuk kegiatan belajar. Agar proses pembelajaran efektif karena kuota internet tidaklah gratis, berdasarkan pengalaman Saya sebagai seorang mahasiswi dan kadang menjadi pembimbing PJJ keponakan saat ayah atau ibunya absen, ada 9 hal penting yang perlu diperhatikan:

1. Perhatikan jadwal yang sudah dibagikan.

Jangan anggap remeh hal ini, bayangkan salah jadwal kelas daring sama tidak enaknya dengan kondisi ketika kita terlambat masuk kelas atau salah hari atau salah masuk ruang kelas. Yang pernah mengalami hal ini pasti paham seperti apa rasanya. Bisa jadi siswa tidak diizinkan masuk kelas karena dianggap dapat mengganggu kelas yang sudah berjalan, atau bisa juga mendapatkan catatan khusus hingga hukuman dari pengajar karena dianggap tidak disiplin. Agar hal tersebut tidak dialami, gunakan kalender elektronik yang tersedia pada gawai ponsel, laptop atau PC yang dapat digunakan untuk mencatat juga mengingatkan semua jadwal kelas daring yang akan diikuti lebih awal.

2.  Pastikan aplikasi kelas daring sudah terinstal dan alamat tautan benar.

Siapa yang sering mengalami status signed up failed atau unable to connect muncul pada layar gawai yang digunakan ketika mengakses tautan kelas daring? pastikan alamat tautan di ketik atau copy dengan benar, atau apakah kode dan password sesuai. Kurang atau beda satu huruf atau angka saja otomatis akan error, karena setiap alamat tautan kelas daring memiliki kode unik yang berbeda. Salah sedikit saja, maka tautan gagal terbaca oleh sistem. Jika masih gagal mengakses, pastikan aplikasi yang diinstal pada gawai versinya sesuai. Kemudian restart gawai untuk memperbaharui sistem dan segera akses kembali kelas daring.

3. Pastikan kuota internet, gawai dan perlengkapannya tersedia.

Pembelajaran daring terputus ditengah-tengah perjalanan, paling sering terjadi karena kuota atau baterai gawai yang digunakan habis. Sebelum dimulai, pastikan kuota internet yang dimiliki cukup untuk mengikuti pembelajaran. Tidak lupa gawai yang digunakan baik posel, laptop atau PC serta kelengkapannya seperti speaker, microphone, headset atau kamera dalam kondisi baik untuk mendukung materi dalam format audio dan video. Hal penting lainnya, jangan lupa mengisi baterai gawai hingga penuh, karena sistem pembelajaran daring akan mengkonsumsi energi gawai.

4. Periksa judul materi, perlukah persiapan atau adakah tugas sebelumnya.

Nah agar tidak terkejut atau bingung saat pengajar membuka pembelajaran dengan kuis atau meminta tugas yang harus dikerjakan sebelumnya, periksa kembali pesan atau informasi yang dikirimkan pengajar via whatsapp, sms atau email sebelum hari-H. Perlukah melakukan persiapan sesuai materi yang akan diajarkan, jika ya, lakukan sesuai perintah. Jika tidak, sebaiknya tetap mencari bahan bacaan atau informasi terkait materi agar nantinya materi ajar lebih mudah dipahami. Karena rata-rata kelas daring tidak lebih dari dua jam, maka siswa dituntut untuk dapat melakukan pembelajaran mandiri secara aktif agar proses pembelajaran menjadi efektif.

5. Siapkan cacatan atau minta bimbingan orang tua.

Waktu dan interaksi yang terbatas pada pembelajaran daring menjadi alasan mengapa materi ajar terkadang tidak tersampaikan secara merata dan lengkap sehingga mencatat tetap diperlukan agar hal-hal penting untuk ditanyakan atau dipelajari lebih lanjut dapat dilakukan. Pembelajaran khusus yang membutuhkan peran atau keterlibatan orang tua atau pembimbing dirumah juga menjadi perhatian. Biasanya kehadiran pembimbing jika diperlukan akan disampaikan pengajar bersamaan dengan pesan dan informasi kelas serta judul atau subjek materi yang akan diberikan seperti pada point 4.

6. Pilih lokasi yang nyaman dan tidak banyak gangguan.

“Lokasi menentukan prestasi” menjadi jargon penting untuk kelas daring. Pemilihan lokasi atau tempat menjadi kunci agar pembelajaran efektif dan materi diterima baik oleh siswa. Pertama pastikan lokasi terjangkau oleh sinyal atau koneksi internet agar jaringan stabil. Kedua lokasi harus bersih dan nyaman agar betah mengikuti pembelajaran. Ketiga pastikan tenang atau lokasi jauh dari sumber kebisingan atau hal-hal yang dapat mengganggu pembelajaran. Keempat, tersedia meja serta tempat duduk yang nyaman untuk mendukung posisi tubuh agar tidak cepat lelah selama pembelajaran. Dan terakhir mendapatkan penerangan yang cukup dan tersedia power supply yang dibutuhkan jika sewaktu-waktu baterai gawai yang digunakan drop atau habis.

7. Tidak lupa untuk tetap bersiap diri.

Agar tercipta mood serta semangat belajar menyenangkan, tetap mandi dan berpakaian rapi menjadi syarat. Kendati di rumah saja, bayangkan jika tidak mandi, kemudian duduk selama berjam-jam dengan badan masih bau keringat tidur yang menempel, mungkin akan gatal dan menimbulkan kondisi tidak nyaman. Sebaiknya, tetap mandi, membersihkan diri, berpakaian rapi agar badan dan pikiran segar dan bugar. Tidak lupa sarapan atau makan serta minum sebelumnya sehingga kuat menerima pembelajaran, karena mungkin saja pembatasan atau larangan makan atau minum serta ke toilet diberikan pengajar selama pembelajaran.

8. Usahakan masuk kelas daring 10 menit sebelum dimulai.

Usahakan sudah siap dan masuk kelas daring minimum 10 menit sebelum dimulai. Hal ini dilakukan untuk berjaga-jaga apabila muncul kendala teknis atau kendala lainnya, sehingga masih punya cukup waktu untuk melakukan perbaikan atau menginformasikan kendala yang dialami kepada pengajar. Biasanya pengajar sudah membuka ruang daring 15 menit sebelum kelas dimulai.

9. Pastikan selalu fokus menerima pembelajaran.

Ingat, tidak semua pembelajaran daring direkam untuk dapat diikuti ulang, agar pembelajaran diterima dengan baik bangunlah situasi yang kondusif untuk belajar. Caranya, jauhkan semua hal atau benda yang dapat memecah fokus atau konsentrasi belajar. Contohnya: ganguan dari orang lalu-lalang, televisi, musik, atau yang paling sering adalah ponsel yang berbunyi. Kemudian agar tidak cepat bosan, hilang fokus 'blank' atau mata mulai lelah melihat layar, boleh sesekali melihat keluar ruangan atau jendela atau benda apapun yang ada diruangan untuk mengatasi kebosenan dan mata lelah, namun tetap pusatkan pendengaran pada pembelajaran.

Selamat mengikuti kelas daring! Semoga pembelajaran daring selalu menyenangkan dan efektif.