Lidah mertua (Sansevieria Cylindrica) juga dikenal sebagai tanaman ular silindris, tombak Afrika atau tombak sansevieria atau saint barbara adalah tanaman sukulen asli Angola. Tanaman hias satu ini cukup populer sebagai penghias bagian dalam rumah karena dapat tumbuh dalam kondisi yang sedikit air dan cahaya matahari.

Lidah mertua memiliki daun subcylindrical bergaris, memanjang, halus, berwarna abu-abu kehijauan. Mereka memiliki diameter hingga 3 cm dan tumbuh hingga 2 m (7 kaki) di atas tanah. Tombak sansevieria tumbuh berbentuk kipas, dengan daun kaku dari roset basal dan daun keras, sukulen, tegak, dengan ujung meruncing.

Spesies ini menarik karena memiliki daun subcylindrical dan bukan berbentuk tali yang disebabkan oleh kegagalan untuk mengekspresikan gen yang akan menyebabkan tunas silindris berdiferensiasi secara dorsoventral atau menghasilkan permukaan atas dan bawah yang khas dan familiar pada bilah daun. Bunga tubular putih kehijauan berukuran 3 cm (1 inci) diwarnai dengan warna merah jambu.

Ada beragam jenis warna yang menjadi ciri khas daun lidah mertua, mulai hijau tua, hijau muda, hijau abu-abu, perak, dan warna kombinasi putih kuning atau hijau kuning. Motif alur atau garis-garis yang terdapat pada helai daun juga bervariasi, ada yang mengikuti arah serat daun, tidak beraturan, dan ada juga yang zig-zag. Tanaman lidah mertua tidak memiliki batang.

Lidah mertua dibagi menjadi dua jenis, yaitu jenis yang tumbuh memanjang ke atas dengan ukuran 50–75 cm dan jenis berdaun pendek melingkar dalam bentuk roset dengan panjang 8 cm dan lebar 3–6 cm. Kelompok panjang memiliki daun meruncing seperti mata pedang, dan karena ini ada yang menyebut lidah mertua sebagai tanaman pedang-pedangan.

Lidah mertua ini tahan kekeringan dan dalam budidaya hanya membutuhkan air sekitar sekali setiap minggu selama musim tanam. Spesies ini dapat disiram sebulan sekali selama musim dingin. Dibanding tumbuhan lain, Lidah Mertua memiliki keistimewaan menyerap bahan beracun, seperti karbondioksida, benzene, formaldehyde, dan trichloroethylene.

Bagian utama yang dimanfaatkan dalam dunia kesehatan adalah daunnya. Daun lidah mertua bersifat sejuk, berkhasiat antibiotik, dan rasanya masam pahit. Daunnya mengandung abamagenin, kardenolin, saponin dan polifenol. Beberapa nutrisi yang terkandung meliputi: alkaloids, anthocyanins, carbohydrate, flavonoids, glycosides, phenol, phytosterol, protein, sapogenin, saponins, tannins, dan terpenoids.

Ada 11 manfaat yang dimiliki tanaman hias Sansevieria atau Lidah mertua, yaitu:

1. Menyerap polusi udara

Pada umumnya tanaman hijau mampu menyerap polusi udara. Tanaman hijau akan memanfaatkan karbondioksina (CO2) untuk berfotosintesis. Hasil dari proses tersebut akan menjadi oksigen (O2) yang lebih berguna untuk manusia.

Tanaman lidah mertua juga akan melakukan hal yang sama, bahkan saat berada di rumah kamu. Dengan kata lain, rumah kamu niscaya akan lebih bebas dari polusi udara.

2. Menetralkan aroma tidak sedap

Selain memiliki kemampuan menyarap CO2, tanaman ini juga mampu menyerap bau tak sedap sebuah ruangan, terlebih bau kulkas yang lembap. Kamu bisa mengatasi masalah bau dengan cara menaruh potongan lidah mertua di pintu kulkas dan sela-sela ruangan.

Tidak hanya di rumah, lidah mertua juga kerap digunakan untuk mereduksi senyawa beracun berbahaya di sebuah ruangan khusus produksi agar tak terhidup oleh para pekerja.

3. Menyehatkan dan menyuburkan rambut

Akar lidah mertua juga sangat bagus untuk menyehatkan rambut, loh. Cukup mengambil bagian akar dan mengambil sarinya. Lalu, usapkan di bagian rambut dan kepala.

Dengan pemakaian rutin, rambut kamu akan lebih sehat dan berkilau. Hal ini juga jadi bukti lidah mertua bukan hanya bagus untuk pernapasan, tapi juga bagus untuk rambut.

4. Bisa menyembuhkan sakit kepala

Tanaman yang satu ini juga jadi bahan alternatif untuk obat luar. Lidah mertua juga dipercaya untuk mengobati pusing atau sakit kepala yang mengganggu.

Kamu cukup membakar daun dari tanaman hias ini dan asapnya. Namun, jangan terlalu banyak, ya. Nanti malah semakin pusing.

5. Mengurangi radiasi

Hampir pasti rumah kamu terdapat benda-benda elektronik di dalamnya. Tanpa sadar, benda-benda tersebut akan mengeluarkan radiasi yang lama-kelamaan akan membahayakan tubuh. Untuk itu, kamu perlu penangkal untuk mengurangi dampak buruknya.

Tanaman lidah mertua punya kemampuan untuk mereduksi gelombang radiasi elektronik, kok. Kamu tinggal menaruh tanaman ini di dekat televisi atau lemari es di rumah. Selain jadi lebih cantik, radiasi yang dihasilkan pun akan berkurang.

6. Obat sakit gigi

Khasiat gel lidah mertua juga bisa digunakan untuk mengobati sakit gigi. Siapkan beberapa tetes gel daun lidah mertua untuk diteteskan pada bagian gigi yang sakit.

7. Mengatasi batuk dan influenza

Cuci bersih 25 lembar daun lidah mertua, lalu rebus ke dalam tiga gelas air hingga tersisa satu gelas. Ketika dingin saring rebusan tersebut lalu minum dua kali sehari masing-masing setengah gelas.

8. Menurunkan resiko diabetes

Lidah mertua ternyata juga berkhasiat dalam mengatasi penyakit degenerative parah seperti diabetes yang menyebabkan pantangan untuk mengkonsumsi makanan manis karena kadar gula dalam darah sudah tinggi. Untuk membantu menetralkan dengan menggunakan ramuan daun lidah mertua yang sudah direbus. Caranya tak jauh beda dengan pengobatan influenza dan batuk.

9. Tonik rambut

Sama seperti spesies tumbuhan lidah lainnya, cairan gel tanaman lidah mertua juga bisa dimanfaatkan untuk melebatkan rambut dengan cara mengusapkan gel-nya di kepala dan biarkan selama beberapa menit sebelum dibilas dengan sampo dan air bersih.

10. Membantu mengobati sakit perut dan wasir

Tanaman lidah mertua ternyata juga bisa dimanfaatkan untuk mengurangi sakit perut dan wasir. Seperti yang kita ketahui, wasir adalah salah satu penyakit yang menyebabkan susah menjalani buang air besar. Untuk membantu melancarkan proses pembuangannya yakni dengan menggunakan lidah mertua. Sebab tanaman ini kaya akan serat yang membantu untuk memperbaiki pencernaan.

11. Mengobati syndrom trauma dengan gedung

Pernah mendengar trauma gedung? Trauma ini sering dialami oleh orang-orang yang berada di dalam ruangan yang tidak sehat. Hal ini bisa karena pemakaian AC yang berlebihan. Bisa juga karena orang-orang di dalam gedung tersebut merokok hingga ruangan penuh asap.

Untuk kamu yang juga mengalaminya, coba taruh tanaman lidah mertua di dalam ruangan tersebut. Penggunaan 5 lembar daun lidah mertua di ruangan bisa mengurangi syndrom trauma dengan gedung tidak sehat itu, loh.

Itulah beberapa manfaat tanaman sansevieria atau lidah mertua yang belum diketahui banyak orang. Sudah tertarik belum untuk mulai menanam tanaman ini di rumah ?

Semoga bermanfaat dan menginspirasi kamu, yaa.