header-add

Menggalakkan Kampanye Antiplastik

Kertas, Sekali lagi, Akan Mengubah Dunia

Jangan Buang Kertas-Kertas Bekasmu

Jejak Kertas dalam Peradaban Islam

Menggalakkan Kampanye Antiplastik

Beberapa teman kampus saya telah menyadari penggunaan plastik secara berlebihan akan berdampak pada kerusakan lingkungan. Plastik dianggap sukar diurai oleh tanah. Bumi mengidap penyakit akut karena bertahun-tahun diracuni ulah manusia. Plastik, plastik, dan plastik. Dengan beraneka rupa bentuknya, ia dianggap penyebab kerusakan lingkungan yang paling besar dalam abad ini.Kita mafhum kalau tiap pertokoan di sekitar tempat tinggal kita niscaya menawarkan kantong plastik. Manusia dan plastik sudah menjadi komponen yang tak terpisahkan, sehingga manakala kampanye antiplastik beredar viral, paling hanya segelintir orang

post-thumb
Selengkapnya
Kertas, Sekali lagi, Akan Mengubah Dunia

Kertas yang secara historis ditemukan di Cina pada 105 M yang berperan mengubah peradaban tidak dapat kita abaikan. Sudah bukan rahasia lagi bahwa buku-buku yang memuat pengetahuan dapat tersimpan dan tersebar ke penjuru dunia melalui kertas yang dicetak dalam bentuk buku, jurnal, majalah, dan lain-lain telah mengubah banyak pandangan manusia tentang dunianya. Jadi, kertas memang pernah menjadi bagian dari perubahan-perubahan yang terjadi di dunia. Akan tetapi, jika industri kertas tidak memenuhi tuntutan zamannya, ia akan terkubur dalam sejarah.Sebagaimana yang kita lihat,

post-thumb
Selengkapnya
Jangan Buang Kertas-Kertas Bekasmu

Terkutuklah mereka yang membuang kertas-kertas bekasnya padahal tahu kalau kertas-kertas bekas itu masih bisa mereka manfaatkan. Saya katakan terkutuk karena barang-barang itu, meski sudah tampak usang, ternyata masih punya segudang nilai.Saya termasuk orang yang sangat anti membuang barang-barang bekas. Daripada melakukan tindakan yang bagi saya tergolong terkutuk ini, saya lebih baik memilih untuk mengoleksinya saja.Saya selalu yakin, suatu saat nanti, barang-barang bekas itu akan berguna juga. Seperti kata anak-anak muda zaman now, semua akan indah pada waktunya. Minimal jadi kenangan,

post-thumb
Selengkapnya
Jejak Kertas dalam Peradaban Islam

Kertas adalah tonggak penting dalam sejarah peradaban manusia, tak terkecuali dengan dunia Islam.Awal mula penggunaan kertas dan produksinya dapat dipakai sebagai alat ukur untuk melacak jejak kejayaan peradaban Islam di masa silam. Perang antara Dinasti Abbasiyah vs Dinasti Tang atau yang dikenal dengan pertemuan Talas pada tahun 751 M dipercaya sebagai awal mulanya.Setelah peperangan tersebut usai, serdadu Tiongkok yang menjadi tawanan perang pada akhirnya bersedia untuk berbagi pengetahuan tentang rahasia pembuatan kertas. Hasilnya, pinggiran kota Samarkand, Baghdad (red: Irak) kala

post-thumb
Selengkapnya
Surat Tak Berbalas dan Intimasi Generasi

Kakek saya pernah bercerita di masa mudanya yang sering berkirim kabar lewat surat kepada pujaaan hati. Hidup di waktu ketika korespondensi tertulis masih lazim dilakukan jamak kawula muda membuatnya terkadang girang bukan main. Ia tak pernah melewatkan sehari tanpa menunggu di depan rumah ketika siang masih terik.Menunggu orang berbalas surat cinta membuat kakekku hobi membeli kertas kuarto bergaris, pensil, dan rautan tiap bulan. Konsumsi alat tulis ini tentu mengeluarkan kocek yang cukup lumayan. Apalagi statusnya waktu itu masih pelajar di

post-thumb
Selengkapnya
Tupoksi Pemakaian Kertas

Ketika saya naik kereta dari Tangerang ke Cikarang, saya merenung: bagaimana kalau kertas tidak ada? Terbersit dalam benak: akankah kertas musnah dari permukaan bumi? Pertanyaan-pertanyaan itu terngiang-ngiang dalam pikiran, sehingga berupaya untuk menemukan jawabannya melalui pengamatan dan perilaku manusia dalam pemakaian kertas.Namun, setelah melihat perkembangan pemakaian kertas saat ini, rasanya kertas tidak akan bisa musnah dalam kehidupan manusia. Setelah melihat beberapa mesin digital, seperti mesin pembayaran di minimarket dan supermarket, semua struk pakai kertas, dan pengemasan produk kebanyakan terbuat dari kertas.Ketika

post-thumb
Selengkapnya
Mereka yang Peduli Kertas

Siapa mereka, yang mau peduli pada kertas dan segala potensinya?Pertanyaan di atas agaknya menjadi penting untuk memulai paragraf ini. Pasalnya, sampai sekarang, tanpa bermaksud menuding sana-sini, tidak begitu sulit menemukan orang yang hanya memahami kertas sebatas media untuk menulis dan melukis belaka.Sebagaimana diketahui, kertas merupakan media luhur yang telah banyak berkontribusi terhadap peradaban manusia, dari dulu bahkan hingga sekarang. Semangat dan spirit perubahan yang terkandung pada kertas menjadi penting untuk tetap dihidupkan.Aspek ekonomi, misalnya, tentu bukanlah

post-thumb
Selengkapnya
Puasa Plastik

Di Ramadan ini, kebanyakan dari kita melakukan ibadah puasa. Hal ini ditandai dengan tidak adanya aktivitas makan dan minum di siang hari. Menurut mayoritas ulama, puasa adalah ibadah yang mengajarkan untuk menahan diri dari melakukan hal-hal yang tak terpuji. Tidak makan dan minum adalah simbol dari latihan menahan diri tersebut.Salah satu hal tidak terpuji yang mungkin kerap luput dari perhatian adalah merusak alam. Kebanyakan dari kita mungkin tak sadar bahwa kita telah menjadi bagian dari orang-orang yang merusak alam tersebut.Sebab merusak

post-thumb
Selengkapnya
Tanggalkan Plastikmu, Kenakan Kertasmu

Lingkungan hidup kita sedang tidak baik-baik saja. Pencemaran bumi tertular di mana-mana. Pengrusakan alam terjadi begitu masif, terus-menerus.Siapa pelaku utama pencemaran dan pengrusakan itu? Adalah kita sendiri, manusia. Disadari atau tidak, kebiasaan manusia dalam menggunakan kantong plastik, tak terkecuali sebagai wadah barang-barang belanjaan, adalah satu dari sekian banyak penyumbang terbesar pencemaran lingkungan. Kita melakukan pengrusakan dengan membuang plastik di sembarang tempat, membuangnya begitu saja tanpa peduli keadaan sekitar.Data dari Plastic Change bisa kita jadikan bukti. Disebutkan bahwa sekitar 8 –

post-thumb
Selengkapnya
Menggarap Industri Kertas

Bukan rahasia lagi jika keberadaan industri kertas kerap melahirkan kemenduaan sikap. Di satu sisi, kita menghendakinya guna memproduksi kebutuhan-kebutuhan hidup yang ramah lingkungan: produk-produk berbahan baku kertas. Di sisi lain, kita mengabaikannya hanya karena memandang industri kertas sebagai satu sumber penderitaan umat manusia: pengrusakan ruang hidup.Soal produknya, saya kira kita semua bisa bersepakat kata. Ketimbang menggunakan plastik sebagai pembungkus makanan, misalnya, pemakaian kertas jelas jauh lebih bermanfaat. Dari aspek mana pun, entah itu aspek ekonomis maupun sisi kesehatan, penggunakan alat

post-thumb
Selengkapnya

Saatnya Industri Kertas Menjawab Hoaks

Kerap kali, ketika membicarakan produksi kertas, kita disodori mitos yang salah. Kecurigaan hingga tuduhan kasar terhadap produksi kertas tak terelakkan. Salah satu mitos atau hoaks yang sering dipropagandakan, misalnya satu rim kertas sama dengan sebatang pohon. Padahal yang benar sebatang pohon menghasilkan 23 rim kertas.Baru-baru ini, mahasiswa Aceh berdemonstrasi ke kantor Gubernur Aceh menuntut penghentian operasi sebuah PT yang bergerak di bidang pertambangan. Menurut mahasiswa, perusahaan tersebut telah merusak lingkungan akibat operasional pertambangan. Faktanya, memang pertambangan kerap menjadi

Selengkapnya

Lebih Baik Mencegah daripada Menanggulangi Kebakaran Hutan

Kabut asap di Indonesia, pada 2015, merugikan berbagai pihak. Kejadian ini bahkan mendapat teguran keras dari negara-negara luar. Ada yang berpendapat, kabut asap itu adalah unsur kesengajaan pihak instansi tertentu yang ingin mendapatkan keuntungan besar dengan cara membakar hutan secara bebas, khususnya di daerah Sumatra, termasuk wilayah Jambi. Bahkan beberapa perusahaan besar pun ikut terseret dalam permasalahan kebakaran hutan secara bebas, salah satunya Asia Pulp and Paper (APP) Sinar Mas.Saat kunjungan ke Fire Operational Management PT Wirakarya Sakti di Sei Tapa Jambi

Selengkapnya

Fakta tentang Kertas

Tidak dapat dipungkiri bahwa era digital telah mengurangi konsumsi manusia terhadap kertas. Aktivitas membaca dan menulis telah terdisrupsi. Orang tak lagi harus membeli banyak kertas untuk menulis, karena ada laptop atau komputer. Bahkan di handphone pun orang dapat menulis.Begitupun dengan aktivitas membaca yang dahulunya menggunakan buku, koran, atau majalah telah berganti berita online yang dengan sangat mudah dapat diakses melalui handphone.Demikianlah dampak dari kemajuan teknologi. Tidak hanya bidang infrastruktur dan ekonomi yang berubah, namun semua lini. Siap tidak siap dan mau

Selengkapnya

Tiga Bibit Pembawa Berkah

Sore itu ia tengah asik bercengkrama dengan kerabat keluarganya di teras rumah berwarna coklat. Senyumnya pecah ketika menyambut kedatangan kami yang kala itu menggunakan Toyota Innova. “Selamat datang,” katanya disambut senyum merekah tampak dari raut wajahnya."Holmes Ginting,” katanya memperkenalkan diri kepada kami sambil berjabat tangan satu per satu. Sore itu Holmes membawa

Selengkapnya

Tanggalkan Plastikmu, Kenakan Kertasmu

Lingkungan hidup kita sedang tidak baik-baik saja. Pencemaran bumi tertular di mana-mana. Pengrusakan alam terjadi begitu masif, terus-menerus.Siapa pelaku utama pencemaran dan pengrusakan itu? Adalah kita sendiri, manusia. Disadari atau tidak, kebiasaan manusia dalam menggunakan kantong plastik, tak terkecuali sebagai wadah barang-barang belanjaan, adalah satu dari sekian banyak penyumbang terbesar pencemaran lingkungan. Kita melakukan pengrusakan dengan membuang plastik di sembarang tempat, membuangnya begitu saja tanpa peduli keadaan sekitar.Data dari Plastic Change bisa kita jadikan bukti. Disebutkan bahwa sekitar 8 –

Selengkapnya

Konflik Lahan dan Arbitrase Lingkungan

Kertas dapat dikatakan kebutuhan pokok semua manusia. Era siber dan kampanye ramah lingkungan memang menurunkan ketergantungan terhadapnya. Tetapi faktanya tidak signifikan. Kertas masih dibutuhkan perkantoran dan dunia administrasi.Kebutuhan kertas memberikan implikasi ekologis terkait lahan dan sampah. Lahan menjadi kunci hulu dari produksi kertas, yaitu terkait hutan kayu dan lokasi pabrik. Sering terjadi kebutuhan lahan menimbulkan konflik hingga sengketa, baik terkait adat maupun individual.Seiring perkembangan zaman dan berkembangnya kegiatan atau usaha, maka potensi terjadinya sengketa

Selengkapnya

Potret Majalah Anak Cerdas dan Hutan Aceh

Nama lengkapnya Tabrani Yunis. Profesinya adalah guru dan sekaligus dosen di salah satu perguruan tinggi di Aceh. Saya mengenalnya sekitar 3 tahun lalu.Dia rajin menulis di media cetak maupun online, lokal maupun nasional. Tulisan-tulisannya, umumnya, bertemakan pendidikan, literasi, dan entrepreneurship.Apa yang ditulisnya bukan retorika semata, tetapi mewujudkannya dalam tindakan nyata. Dalam dunia pendidikan, dia mendirikan Center for Community Development and Education (CCDE), di mana dia kini menjadi direkturnya.Dalam dunia entrepreneurship, selain mengajar, dia mendirikan gallery potret yang menjual segala kebutuhan anak-anak, kerajinan

Selengkapnya

Industri Kertas Sensitif Pembangunan Berkelanjutan dan Demokratis

Industri kertas dunia telah melibatkan banyak pihak dalam memastikan agar tidak bertentangan dengan berbagai prinsip pembangunan yang berkelanjutan. Pengetahuan dan pemahaman ini menjadi perlu dan penting bagi siapa pun, bahwa pembangunan dan peradaban manusia tidak bisa dikalahkan oleh kepentingan untuk akumulasi kapital semata. Ada beragam skema untuk memastikan bahwa industri kertas dan pembangunan berkelanjutan bisa seiring-sejalan. Dengan sayarat bahwa semua pihak harus mau dan mampu untuk memahami kepentingan pihak-pihak yang lain, tanpa saling merugikan, tetapi justru saling bermanfaat dalam keharmonisan. Oleh sebab

Selengkapnya

Bank Dunia Meliriknya

Mendengar kata "Bank Dunia", spontan aku menyela, “Ini sedang tidak bercandakan, Pak?”“Iya, serius, Ben. Minggu depan jadwal kunjungannya. Tolong komunikasikan dengan teman-teman di desa.”Jujur aku kaget saat atasan menyampaikan adanya rencana kunjungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama dengan Bank Dunia ke desa binaan kami pada minggu ke-5, tepatnya 27 Februari.Dengan bersemangat di tengah teriknya panas matahari, kukebut sepeda motor yang setia mengantarku agar segera sampai di desa untuk mengabarkan rencana kunjungan tersebut kepada kepala dan sekretaris desa

Selengkapnya