header-add

Pentingnya Riset Akademik untuk Memajukan Industri Kertas

Biografi Kertas: Cerita Ajaib dan Narasi-Narasi Alternatif

Hidup Tanpa Kertas? Saya Sangsi

Cara Klasik yang Masih Asyik

Pentingnya Riset Akademik untuk Memajukan Industri

Cukup sulit membayangkan tercapainya tujuan pelaksanaan kebijakan publik tanpa disertai riset yang komprehensif tentang apa saja variabel yang berkaitan dengan sasaran kebijakan termaksud, yakni masyarakat. Kebijakan tentang pemanfaatan Anggaran Dana Desa (ADD), misalnya, akan gagal total jika tidak memperhatikan dimensi pluralitas dan karakteristik wilayah sasaran. Melalui riset, tantangan seperti ini dapat diminimalisasi.Melalui riset, perumus kebijakan mampu mengenal faktor yang menjadi peluang dan tantangan (bandingkan SWOT misalnya) sebelum kebijakan tertentu ditetapkan. Karena alasan ini pula, sebelum menetapkan peraturan tertentu, DPR sebagai perwakilan

post-thumb
Selengkapnya
Biografi Kertas: Cerita Ajaib dan Narasi-Narasi

Biografi dalam pengalaman literasi kita umumnya datang bersama nama-nama pesohor, karena itu cenderung menjadi kata yang berjarak dari cerita-cerita kecil. Setiap tempat dan benda, yang tentu saja menyimpan sebuah kisah, atau seseorang yang berarti tetapi bukan publik figur, seolah-olah tak layak dilekatkan dengan kata tersebut.Begitu pula dengan kertas. Semenjak Michael H. Hart menerbitkan The 100, a Ranking of The Most Influential Person in History dan memasang Ts’ai Lun―sang penemu teknologi pembuatan kertas―pada urutan ke-7, cara dunia memandang biografi kertas hampir

post-thumb
Selengkapnya
Hidup Tanpa Kertas? Saya Sangsi

“Ci, kamu bisakah, tidak, membayangkan sebuah perpustakaan tanpa kertas, sebuah perpustakaan yang semuanya serbadigital? Apakah perpustakaan model begitu akan masih menjadi tempat menarik untuk kita kunjungi? Saya sangsi.”Begitu pertanyaan bernada ragu dari seorang kawan ketika kami tengah asyik berbincang perihal tradisi literasi di negeri ini. Ia tak habis pikir soal bagaimana nasib perpustakaan konvensional nanti jika buku-buku berbasis elektronik benar-benar berkuasa; dalam arti, buku-buku yang fisiknya diraba sudah tidak tergunakan lagi, tenggelam di samudra modernitas.“Sering saya merenungkan ini. Soal kepraktisan,

post-thumb
Selengkapnya
Cara Klasik yang Masih Asyik

Kemajuan teknologi digital saat ini telah memberikan sejumlah kemudahan yang sebelumnya tidak pernah dirasakan dalam kehidupan masyarakat. Salah satu bentuk kemajuan teknologi yang paling banyak memberi kemudahan adalah teknologi smartphone atau telepon pintar yang saat ini telah menjadi instrumen utama dalam segala aktivitas masyarakat modern.Dalam struktur sosial masyarakat hari ini, ekspansi kemajuan teknologi telepon pintar terjadi begitu masif menginfiltrasi ke dalam sendi-sendi kehidupan. Bahkan dalam urusan personal sekalipun, telepon pintar selalu menjadi alat penolong yang amat berguna.Fenomena ini seolah menunjukkan

post-thumb
Selengkapnya
Wallpaper sebagai Eko-Dekor Futuristik

Semangat ekologi ramah lingkungan sudah menjadi bagian dari agenda besar revolusi industri ke-4. Semua lini kehidupan, baik urban ataupun suburban, berlomba-lomba menerapkan cara dan kreativitas masing-masing agar sedapat mungkin menekan polusi dan kerusakan lingkungan.Termasuk dalam bidang seni interior bangunan dan panggung, semangat ekologi ramah lingkungan telah dipelopori oleh penggunaan wallpaper sebagai pengganti cat tembok yang polutan karena mengandung unsur timbal yang sangat mengganggu kesehatan. Wallpaper juga sangat efektif untuk menggantikan dekorasi berbahan polutan styrofoam. Wallpaper adalah jenis kertas yang digunakan untuk menghiasi

post-thumb
Selengkapnya
Kegembiraan yang Termarjinalkan

Melipat-lipat kertas agar menjadi bentuk tiga dimensi mungkin mewarnai memori kita di bangku taman kanak-kanak. Kalau tidak, sebelum itu bahkan, telah diajarkan di level Paud. Ingatan saya di waktu itu, masa prasekolah, yang paling kuat adalah pelajaran origami. Entah kenapa jika mengingat masa-masa itu, waktu manakala ruang belajar tak dibebani daftar kurikulum sampai ketercapaian pembelajaran, begitu menyenangkan.Menyenangkan karena bangku taman kanak-kanak, apalagi Paud, dipenuhi aktivitas ciamik, salah satunya seni melipat kertas. Saya dulu diajarkan bagaimana kertas berwarna yang sekilas biasa-biasa saja

post-thumb
Selengkapnya
Mahasiswa, Sampah, dan Keramahan Kertas

Di era dunia yang makin dinamis, setiap orang dalam berbagai bidang kehidupan punya lipatan-lipatan problem tersendiri, termasuk produsen kertas. Produsen kertas kini ditakdirkan untuk bergerak lebih inovatif dari apa yang sebelum-sebelumnya telah mereka lakukan.Mengingat kertas merupakan satu tiang penopang paling penting dalam kehidupan, atau barangkali telah menjadi kehidupan itu sendiri, maka prospek keberlanjutannya layak untuk dibicarakan. Alasan utamanya adalah pohon yang ditebang tidak boleh tumbang sia-sia.Tadi sudah saya katakan, produsen kertas diharuskan untuk bergerak lebih inovatif. Itu pekerjaan rumah. Sedangkan

post-thumb
Selengkapnya
Si Fundamen Peradaban dan Objek Disrupsi

“Neth, ini rangkuman-rangkuman UTBK-nya, ya,” tandas penulis sambil menyerahkan satu kantong plastik kepadanya. Apa isi kantong plastik tersebut? Pembaca sekalian pasti dapat menerkanya. Kantong plastik itu menampung setumpuk kertas berisi rangkuman. Bentuknya pen-and-paper summary, cara favorit penulis dalam belajar.Melihat dari track record masa lalu, penulis menyadari betapa pentingnya peran kertas dalam kehidupan. Tidak mungkin penulis menyelesaikan pendidikan selama 12 tahun tanpa kertas. Tidak mungkin juga penulis bisa mencapai prestasi di dunia akademik dan kepenulisan tanpa kertas. Dalam kata lain, kertas adalah salah satu

post-thumb
Selengkapnya
Perkenalan dan Bagaimana Hubungan Kami Berkembang

Pada sisi kiri, bagian depan rumah saya, berdiri sebuah toko kelontong warisan nenek. Selain menjual kebutuhan sehari-hari produksi pabrikan, toko sederhana kami juga menjual sayur-mayur segar, berbagai jenis ikan, daging potong, dan selalu ramai oleh merdu tawar-menawar ibu-ibu di setiap paginya.Kelak, ketika sudah membaca buku Mitos Sisipus dan muncul kecintaan baru terhadap buku, saya merasa toko tersebutlah perpustakaan pertama yang secara rutin saya kunjungi.Sekitar 25 tahun lalu, saya senang sekali memanjat dahan-dahan rendah, memotong tanaman-tanaman bunga ibu, atau menggambari tanah

post-thumb
Selengkapnya
Membuat Model Waco Aircraft dari Kertas

Untuk para pencinta pesawat terbang, Model Waco yang klasik memang memiliki daya tarik tersendiri. Desainnya yang kuno dan warnanya yang cantik akan dengan mudah membuat kita jatuh hati.Jika kita membeli miniatur pesawat tersebut, tentunya akan dengan cepat menguras isi dompet. Kisaran harganya bisa mencapai ratusan ribu atau bahkan jutaan rupiah, tergantung bahan dan tingkat kerumitan pembuatannya.Demi memiliki benda kesayangan yang kita sukai, itu pasti tidak jadi soal bagi mereka yang berkocek tebal. Sementara untuk yang mempunyai bujet pas-pasan seperti saya,

post-thumb
Selengkapnya

Saat Sampah Bernilai Emas

Suatu pengalaman yang sulit untuk dilupakan. Sebuah kesempatan didapati entah karena keberuntungan ataupun karena kemampuan. Entahlah.Kesempatan diajak berkeliling ke dalam sebuah perusahaan pembuat kertas terbesar di Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Ya, Kabupaten tempat di mana aku dibesarkan.Indah Kiat namanya. Sejak kecil perusahaan ini sudah begitu santer terdengar. Orang-orang berkata bahwa perusahaan ini sangatlah termasyhur. Perusahaan yang telah memberiku uang jajan (Beasiswa) selama perkuliahan berlangsung. Sampai akhirnya, di akhir masa kuliahku, barulah aku dapat berkunjung ke sana.Di sana aku

Selengkapnya

Bila Kertas Tidak Pernah Ditemukan

Waktu masih anak-anak, aku menghabiskan waktu liburan dengan membaca majalah anak atau komik bekas yang mamaku belikan dari pasar. Biasanya aku menemukan suatu hal baru atau sekadar informasi menarik dari masa lampau.Sesekali aku merengek karena terlalu banyak menghabiskan uang untuk beli buku, majalah, komik, atau apa pun yang berbentuk kertas dengan tulisan menarik. Hingga aku kelas 2 Sekolah Menengah Pertama, koleksi majalah anak-anak di rumah ada ribuan, beberapa komik pendekar Cina yang sesekali adegannya mengajariku sedikit lebih dewasa, dan puluhan

Selengkapnya

Kertas, Antara Pasar dan Paradigma Lingkungan

Seorang konsumen kebanyakan cenderung berpikir pendek dalam membeli suatu produk. Mereka cenderung tidak berpikir jauh tentang efek negatifnya setiap produk yang dibeli, baik terhadap dirinya maupun pada lingkungannya. Barangkali sedikit orang yang selektif dalam memilih suatu produk dengan pertimbangan jangka panjang. Secara umum, mereka akan membeli begitu saja jika produk tersebut dapat memenuhi kebutuhan hidupnya dan harganya terjangkau.Kita sering melihat iklan yang mempromosikan produk-produk dalam negeri dengan kalimat “belilah produk-produk dalam negeri”. Hal ini merupakan upaya menyusupkan sentimen nasional terhadap pasar. Namun

Selengkapnya

Fakta tentang Kertas

Tidak dapat dipungkiri bahwa era digital telah mengurangi konsumsi manusia terhadap kertas. Aktivitas membaca dan menulis telah terdisrupsi. Orang tak lagi harus membeli banyak kertas untuk menulis, karena ada laptop atau komputer. Bahkan di handphone pun orang dapat menulis.Begitupun dengan aktivitas membaca yang dahulunya menggunakan buku, koran, atau majalah telah berganti berita online yang dengan sangat mudah dapat diakses melalui handphone.Demikianlah dampak dari kemajuan teknologi. Tidak hanya bidang infrastruktur dan ekonomi yang berubah, namun semua lini. Siap tidak siap dan mau

Selengkapnya

Kekuatan Smartphone Tak Bisa Usir Kertas dari Kehidupan

Jika diberi pertanyaan apa fungsi kertas, maka jawaban saya adalah untuk menulis. Ya, pada umumnya fungsi kertas itu untuk menulis, tapi itu dulu. Sekarang mungkin sudah jarang orang memanfaatkan kertas untuk menulis. Mereka lebih senang menulis di handphone atau lebih tepatnya smartphone.Ada beberapa alasan mengapa orang lebih memilih smartphone daripada kertas, di antaranya: potensi kehilangan catatan tidak sebesar apabila ditulis di kertas. Kertas bisa saja terbuang atau diterbangkan angin, sedangkan smartphone, kalau hilang, masih bisa dicari memakai kecanggihan teknologi; atau kalau

Selengkapnya

Gerakan Sosial Kertas dan Sego Gendong ala Gunungkidulan

Kerumunan orang di Pasar Tungkluk, Tanjungsari, Gunungkidul, tak seperti biasanya. Langit masih cukup gelap. Baru saja subuh selesai. Orang-orang memenuhi pasar itu. Kebanyakan berusia di atas 40 tahun. Perempuan maupun laki-laki bersesakan tanpa sekat. Kalau hari Wage, pandangan begini sudah biasa.Saat itu aku masih kecil. Berusia tak lebih dari sepuluh tahun, aku diajak nenekku ke pasar itu. Kata nenek, bila Wage tiba, ada yang unik di sana. Banyak aneka barang sampai kuliner dijual murah-meriah. Yang unik, lanjut dia, adalah sego

Selengkapnya

Paperless School dan Eksistensi Kertas di Dunia Pendidikan

Manusia sejarah menggunakan batu, logam, kayu, dan yang lainnya untuk mencatat. Selain untuk kepentingan sejarah, mereka juga menggunakannya untuk memberikan pesan pada manusia masa depan. Pada abad ke-2, Ts'ai Lun (Cai Lun) yang berasal dari Cina memperkenalkan kertas. Hal ini menandai awal dari sebuah peradaban baru yang sangat berpengaruh bagi dunia. Namun seiring dengan perkembangan teknologi, muncullah era digital yang mengurangi konsumsi kertas dalam kehidupan sehari-hari. Tulis-menulis surat kini digantikan dengan e-mail, kartu undangan digantikan dengan e-invitation, buku diperbanyak dengan format pdf, majalah

Selengkapnya

Perkenalan dan Bagaimana Hubungan Kami Berkembang

Pada sisi kiri, bagian depan rumah saya, berdiri sebuah toko kelontong warisan nenek. Selain menjual kebutuhan sehari-hari produksi pabrikan, toko sederhana kami juga menjual sayur-mayur segar, berbagai jenis ikan, daging potong, dan selalu ramai oleh merdu tawar-menawar ibu-ibu di setiap paginya.Kelak, ketika sudah membaca buku Mitos Sisipus dan muncul kecintaan baru terhadap buku, saya merasa toko tersebutlah perpustakaan pertama yang secara rutin saya kunjungi.Sekitar 25 tahun lalu, saya senang sekali memanjat dahan-dahan rendah, memotong tanaman-tanaman bunga ibu, atau menggambari tanah

Selengkapnya

Perkebunan Bambu Solusi Cegah Banjir

Pada Desember 2018, adik-adik HMI FKIP Unsyiah, dalam rangka pengabdian kepada umat, menyalurkan bantuan bagi korban banjir bandang di Aceh Tenggara, Aceh. Melalui jalur darat, mereka langsung memberikan bantuan berupa kebutuhan pokok kepada korban banjir.Bencana banjir bandang telah menjadi salah satu peristiwa rutin yang terjadi di Aceh Tenggara. Pada awal 2019, setidaknya telah terjadi dua kali banjir bandang. Hal itu terjadi tak lepas dari kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh perambahan hutan dan illegal logging secara masif.Merujuk data

Selengkapnya