pengertian_pencemaran_lingkungan.jpg
[Foto: http://3.bp.blogspot.com]
Hukum · 2 menit baca

Tanggung Jawab Pemerintah terhadap Pencemaran Lingkungan

Pencemaran lingkungan yang  terjadi di Indonesia sudah tidak dapat dibantah lagi karena dampak dari pencemaran lingkungan yang terjadi saat ini sudah dirasakan oleh semua kalangan masyarakat mulai dari kaum bawah sampai kaum atas.

Masalah lingkungan Indonesia meliputi pencemaran air, pencemaran udara, pencemaran tanah, sampah dan limbah bahan berbahaya dan beracun ( limbah b3), terutama yang bersumber dari kegiatan  industri dan jasa, kegiatan domestik baik berupa limbah cair maupun limbah padat dan transportasi.

Pencemaran lingkungan salah satu sebabnya dapat terjadi karena  kesalahan pemerintah dalam melaksanakan wewenang  pengelolaan lingkungan seperti penerbitan perizinan lingkungan yang tidak dikaji dengan baik dan tidak cermat, penerbitan perizinan lingkungan yang melanggar tata ruang dan kesalahan prosedur tentang dampak lingkungan hidup.

Kesalahan pemerintah dalam menerbitkan perizinan lingkungan yang menyebabkan pencemaran lingkungan jelas melahirkan tanggung jawab pemerintah, banyaknya penerbitan perizinan lingkungan yang kemudian berpotensi atau telah menyebabkan pencemaran serta kerusakan lingkungan terbukti dengan banyaknya kasus gugatan di Peradilan Tata Usaha Negara yang tujuanya adalam membatalkan perizinan lingkungan tersebut.

Pemerintah wajib melaksanakan wewenang pengelolaan lingkungan sebagaimana telah ditetapkan oleh peraturan perundang-undangan lingkungan, Colin Turpin menegaskan fungsi pemerintah adalah “implementation and effectiveness of legislation.”

Di samping itu, dalam pengelolaan lingkungan pemerintah memiliki fungsi membuat regulasi, melakukan penegakan hukum lingkungan, dan melaksanakan tindakan pengelolaan lingkungan secara nyata dan sistematis, tetapi perlu di ingat keberhasilan pengelolaan lingkungan tidak hanya bergantung kepada pemerintah saja namun harus didukung oleh peraturan perundang-undangan lingkungan yang komprehensif, tindakan pemerintah dan lembaga yusidial serta peran dari berbagai elemen masyarakat yang harus ikut mengawal mengenai seputar isu-isu lingkungan.

 International City/Country Management Association merinci berbagai tanggung jawab lingkungan sebagai berikut:

  1. Compliance obligations yaitu kewajiban untuk mematuhi hukum yang berlaku untuk kegiatan produksi,penggunaan bahan-bahan berbahaya, dan pelepasan bahan-bahan kimia dan kegiatan lain yang memiliki dampak buruk terhadap lingkungan.
  2. Remediation obligations yaitu kewajiban untuk membersihkan atau membayar biaya pembersihan kawasan lingkungan yang tercemar.
  3. Fine and penalty obligations yaitu kewajiban untuk membayar denda atau hukuman berdasarkan hukum perdata dan/atau hukum pidana karena telah melakukan pelanggaran.
  4. Compensation obligations yaitu kawajiban berdasarkan hukum untuk membayar kepada mereka yang mengalami kerugian sebagai akibat dari penggunaan benda atau pelepasan bahan-bahan beracun atau bahan pencemar lainya.
  5. Punitivedamage obligations yaitu kewajiban untuk memberikan ganti kerugian, yang sifatnya sebagai hukuman dan menetapkan pembebanan tambahan untuk ganti kerugian. Tujuan punitive damage obligations untuk menghukum ( membuat jera) dan mencegah tindakan yang dipandang sebagai tindakan yang ceroboh.
  6. Natural resource damages obligation yaitu kewajiban (pada umumnya berbentuk denda) yang timbul dari natural resources liability. Natural resource liability lahir dari kerugian, kerusakan atau kehilangan sumber daya yang tidak merupakan milik pribadi ( misalnya tumbuh-tumbuhan, margasatwa, tanah, udar, dan air).

Alhasil, Pemerintah sebagai pihak yang menerbitkan keputusan lingkungan yang menyebabkan pencemaran lingkungan pada dasarnya memikul dua tanggung jawab pokok untuk:

1.membatalkan keputusan yang menyebabkan pencemaran lingkungan yang berarti menghentikan sumber terjadinya pencemaran.

2.membayar ganti kerugian kepada korban pencemaran baik orang maupun lingkungan.

3.sebagai pemberi izin jadi harus bertanggung jawab juga untuk mengembalikan lingkungan yang telah tercemar menjadi lingkungan yang sehat kembali.