gambar_wisata_iman.jpg
pariwisatadairi.blogspot.com
Wisata · 4 menit baca

Panorama Wisata Iman di Bawah Langit Sidikalang


Pernahkah kamu ke Sidikalang? Kabupaten hasil pemekaran dari Tapanuli Utara ini menjadi salah icon wisata nasional yang telah banyak dikunjungi masyarakat dalam maupun luar negeri. Icon wisata tersebut adalah “Taman Wisata Iman” yang sangat indah terletak di bukit pinus sidikalang yang ada di desa Sitinjo, kabupaten Sidikalang.

Dulunya Wisata iman ini hanya sebuah bukit yang berbatu yang ditanami banyak pohon pinus kini menjadi obyek wisata yang begitu indah dan unik yang belum dimiliki wilayah lain. Wisata ini menunjukkan simbol ke bhinekaan bangsa Indonesia dan simbol kerukunan umat beragama, dimana di taman wisata ini di bangun mesjid, gereja, vihara, kuil hindu dan rumah ibadah lainnya kompak dan bergandengan .

Di dalam taman ini juga terdapat gambaran-gambaran tempat atau tanah suci agama yang di anut di Indonesia, lapangan manasik haji, Patung Nabi Abraham, Nabi Nuh, Nabi Musa, Bunda Maria dan gambaran Perjalanan Kehidupan Yesus Kristus yang terdiri dari Kandang Domba di Betlehem, Yesus memberi makan 5000 orang, Yesus berdoa di Taman Getsmani, 14 tahap perjalanan salib (Via Dolorosa), Bukit Golgata dan Kebangkitan Yesus  serta perjalanan lainya yang menarik perhatian pengunjung, serta di taman ini juga ada air terjun yang memanjakan mata pengunjung yang mengalir meliuk-liuk di bukit taman wisata iman.

Pemandangan diluar taman kita akan melihat jalan yang meliuk-liuk seperti huruf S dan  salah satu makam pahlawan nasional yaitu TB. Simatupang  serta melihat seluruh kota Sumbul pegagan begitu indah dan mempesona.

Bumi Sidikalang  yang penuh dengan kekayaan alam yang begitu indah terbentang luas di bawah bukit barisan, memberikan suatu keistimewaan yaitu tanah yang subur, tetapi keindahan dan keistimewaan itu  belum di kelola secara baik, karena ada  beberapa kekayaan yang belum di kelola contohnya sungai lau renun Merupakan Sungai terpanjang di Dairi, Danau Silalahi danua yang keanekaragaman hayatinya yang mumpuni, Kopi Sidikalang yang telah lama Go Internasional yang Kini tinggal nama,. Buah-buahan yang melimpah, seperti durian, jeruk, rambutan, langsat dan lain-lain,

Dalam perkembangan kota Sidikalang yang semakin bertumbuh dan berkembang ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Kota ini memang sudah lama jadi Kabupaten Pemekaran dari Kabupaten Tapanuli Utara, namun kota ini sudah ketinggalan dibandingkan kabupaten-kabupaten yang baru di mekarkan.

Saya sebagai orang Dairi yang lahir di Kota Tigalingga di Desa Laumil merasa prihatin melihat pertumbuhan dan perkembangan kota ini. Dilihat dari kesuburannya dan Potensi alamnya, tidak mungkin kota ini kota yang paling rendah PDRBnya, pendapatan daerah rendah, tidak singkron dengan kekayaan alam yang dimilikinya.

 Di dalam Tulisan ini mengusulkan beberapa yang harus diperhatikan dalam mengembangkan bumi Sidikalang yaitu.

Pertanian

Melihat pertanian di Sidikalang yang luas dan jenisnya banyak membuat petani kurang terarah, mengingat teori Ekonomi Klasik yang dikembangkan oleh Adam Smith, teori yang terkenal, teori Keunggulan Mutlak dan Keunggulan Komparatif. Dalam hal di dairi harus di buat pertnanian yang di unggulkan, sebenarnya sudah ada yaitu Kopi Sidikalang dan ini hanya tinggal Nama.

Jadi kalau di kembangkan maka akan mengangkat martabat dan kesejahteraan masyarakat Dairi. Di buat pada setiap kecamatan keunggulan-keunggalan yang harus di kembangkan. Contoh di Kecamatan Tigalingga dan Kecematan Silima pungga-pungga yang terkenal dengan Durian maka Pabrik pengolahan Durian Dibuat, supaya hasil panen tidak hanya di jual ke Kota Medan. Begitu juga dengan kecamatan yang lain.

Pariwisata

Pemberdayaan wilayah pantai dan danau perlu digalakkan sebagai contohnya Kecamatan Silahi Sabungan, yang memiliki Danau yang paling dalam, danau itu bisa di kembangkan menjadi danau penghasil ikan yang besar dan banyak, serta danau ini bisa di jadikan pantai danau yang indah.

Perlu dikembangkan adalah Pariwisata tali mesin yang menghubungkan Bukit yang satu dengan bukit yang lain. Membuka akses pulau Samosir dan Sidikalang, begitu dengan tele, alam tele bisa di kembang dengan membuat pandu acu Para layang yang bisa mengelilingi dataran di sekitar Pulau Samosir. Memperbaiki Infrastruktur seperti jalan dari Kabupaten Dairi dengan Kabupaten Samosir.

Energi dan Mineral

Membuat pembangkit tenaga Surya dengan memanfaatkan Panas Bumi Tigalingga, Parongil dan Gunung Sitember, titik ini dibuat pembangkit tenaga Surya, serta membuat bendungan Sungai Lau renun Untuk Membuka lahan persawahan di Kabupaten Tanah Pinem, serta memanfaatkan Air Desa Rambah Serit Untuk penambahan Air mineral yang berkualitas, yang airnya keluar dari batu, dan sangat deras, bisa menghidupi Daerah sekitar bahkan, Menambah pasokan Air Aqua. Serta mengolah tambang timah dan tambang emas yang ada Di parongil menjadi penghasil emas dan timah terbaik di Asia.

Sistem pengolahan yang sederhana menghasilkan profit yang banyak, sistem pengolahan dengan bahan kimia antara tanahdengan butiran dan emas dan timah yang ada di dalamnya.

Melihat potensi yang ada maka bisa dikembangkan dengan kajian yang lebih mendalam, mungkin potensi seperti itu juga ada di tempat lain, pembangunan desa secara holistik harus dilakukan. Dalam program pembangunan desa yang telah digalakkan maka perlu sinergi antara masyarakat dan pemerintah daerah.

Jika dilakukan pengeloan yang serius dan matang bukan tidak mungkin Sidikalang menjadi icon asset Indonesia masa depan. Dalam teori yang saya katakan tadi, perlu dilakukan analisa seluruh wilayah Indonesia untuk menemukan apa keunggulan mutlak dan keunggulan komparatif, sehingga dalam pengembangan bisa difokuskan kepada keunggulan masing-masing.

Pengelolaan potensi daerah perlu dilakukan untuk mengembangkan desa di setiap daerah. Pemerintah sudah menganggarkan dana desa untuk pembangunan desa. Angin segar bagi pemerintah daerah untuk membangun dan menemukan potensi daerahnya masing-masing. Tulisan merupakan kajian sederhana dalam pengembangan bumi Sidikalang.

Miris melihat bumi sidikalang yang lambat dalam pembagunan padahal daerah kaya akan potensi alam, pemberdayaan masyarakat yang kurang sehingga pendapatan daerah tidak maksimal, memang membangun bumi sidikalang bukan semudah menuliskan artikel ini, tetapi setidaknya artikel ini membantu pemerintah dan masyarakat dalam pembangunan bumi Sidikalang.