traveling_in_airport_terminal.jpg
Foto: Wikimedia Commons
Wisata · 4 menit baca

Kiat Menulis Pelesiran


Pelesir adalah jenis gaya tulisan yang mengedepankan pengamatan sang penulis sebagai bahan utama. Kenapa demikian? Ya secara sederhana, plesir adalah tulisan yang didasarkan pengalaman penulis dari suatu pengalaman yang unik. Sebagai contoh penulis pelesir adalah Trinity penulis dari The Naked Traveler. Seorang yang mencoba merangkum ingatan menjadi sebuah kisah, inilah seni dalam membuat pelesir.

Pelesir adalah catatan perjalanan yang memuat apa yang menarik, penting, dan tidak terlupakan bagi penulis. Pelesir awalnya muncul dengan catatan transkrip pribadi berberapa orang dalam alamanak, perkembangkan selanjutnya plesir menjadi berharga dalam media. Pada 1890-an plesir sudah mulai menempati rubik-rubik dalam majalah kebudayaan Eropa.

Catatan bermacam-macam mulai awal dari pengalaman penelitian, penelitian, dan liburan kebanyakan objek diambil berkenaan dengan daerah invasi (Asia dan Afrika). Sehingga tidak heran gaya penulisan Plesir dekat dengan wisata budaya dan liburan. Penulisan pelesir tidak harus memerlukan biaya banyak, cukup pergi ke berberapa tempat dan mencoba kisahkan. Pada tulisan saya ini saya kan membagikan tips membuat pelesir yang baik.

Cari yang berbeda dan unik

Hal ini memang terlihat mudah dan simple, memiliah-milah pengalaman menjadi sebuah kisah bukan pekara enteng. Banyak penulis jatuh karena menulis pengalaman yang terlalu umum, semisal pergi ke suatu tempat dengan kendaraan umum lalu sampai. Padahal beberapa kemungkinan masih akan terjadi, bagaimana perjalanannya atau seperti apa masyarakat beraktiftas sehari-hari? Pertimbangkan itu.

Tugas seorang penulis memastikan bahwa yang mereka pilih terdapat dua kemungkinan, pertama pengalamannya menjadi referensi pembaca yang tertarik. Kedua, menjadi pengalaman yang unik yang hanya dialami penulis.

Kedua menjadi penting kisahkan, semisal duduk di kayu di antara bangku angkutan (angkot) umum di daerah Sulawesi atau menulis dapat tinggal di Hotel kelas 4 di Lombok karena pembatalan mendadak dari maskapai pesawat. Kamu harus memilih kisah yang benar-benar unik dan memancing imajinasi pembaca.

Memilih liburan dan lokasi wisata

Membuat pelesir bukan berarti kamu menulis sebuah catatan perjalanan dari liburan yang mewah. Jangan memikirkan dengan pergi ke wisata yang tren akan menjadikan pelesirmu bagus. Bahkan wisata low budget bisa menjadi pelesir yang baik. Jika kamu tinggal di daerah yang belum dikenal umum kesempatan yang baik, atau carilah refresi yang baik dlam memilih lokasi pelesirmu.

Pikirkan baik-baik apakah kamu sudah mempelajari daerahnya, berberapa hal seperti makanan, berberapa adat kebiasaan mnjadi penting. Jangan malu bertanya dengan teman yang sudah memiliki pengalaman didaerah itu.

Sebagai contoh; kamu ingin liburan ke Dieng, kamu pun harus melengkapi segala perlengkapan apa kamu bawa. Kamu juga mengulas (review) apa yang kamu lakukan, seperti perlu ke Csndi Bima pada hari apa atau mungkin langsung memutuskan pergi saat hari besar demi melihat upacara adat.

Terlepas dari apa pun, mengenal nilai-nilai masyarakat adalah yang terpenting, jika ingin berhasil. Kamu harus mengenal daerah-daerah yang menjadi lokasi plesirmu memiliki aturan khusus atau tidak. Karena mungkin akan menjadi tambahan bahan.

Jangan habiskan informasi dalam 1 tulisan

Satu lokasi harus dibuat berberapa paragraph, atau menulis liburan dalam sekali menulis biarpun mesti membuat 2-4 judul. Masih banyak kesempatan dalam membuat tulisan baik, setelah kamu menjalani liburan akan banyak sekali pengalaman. Kamu mesti memiliahnya, apakah pegalaman satu dan lainya cocok untuk ditulis atau ada yang disimpan. Menyimpan pengalaman bisa menjadi keuntungan sendiri, karena bisa menjadikan refrensi pada lokasi lainnya.

Jika pergi ke Manado dan menemukan makanan-makanan yang enak macam Ikan Masak Woku atau makanan lain. Kamu bisa menyimpan pengalaman makanmu barang 3-4 pendapat lalu tulis ke wisata lainya. Semisal membandingkan masakan Sumatera Utara, Arsik dan Ikan Masak Woku hal ini menjadikan tulisan kamu makin banyak keunikan.

Jadi Friendly, menghargai waktu, dan percaya diri

Salah satu keunggulan kamu dalam membuat pelesir adalah membentuk karakter. Semakin sering kamu berwisata, menulis pelesir dan menerima kritik dan saran lalu melakukan berulang. Kamu akan mengalami banyak perubahan mulai gaya menulis, bagimana menyiasati biaya ini dan itu dan macam lainnya. Seperti kata pepetah guru terbaik adalah pengalaman. Berbicara tentang pelesir, pengalaman adalah segalanya.

Dengan pergi ke suatu tempatkamu akan belajar cukup banyak hal. Mulai dari menjadwal kegiatan, melakukan wawancara langsung, percaya atas keputusan yang diambil, bahkan saling berkenalan kebiasaan dan tradisi kamu dan masyarakat. Seorang Mochtar Lubis yang menulis Catatan Perang Korea, tidak membahas bagimana perang. Tapi berbicara pengamatan apa terjadi disekitar perang, mulai aktivitas prajurit, kebijakan pejabat politik, sampai kehidupan masyarakat.

Persiapkan peralatan

Bukan peralataan yang baik adalah yang mahal dan berkualitas, tapi merupakan efisien sangat dibutuhkan. Lebih baik kamu membawa berberapa  alat yang terpisah namun efisen kemampuan dibanding satu alat tapi terkadang bisa membuat gagal total karena satu dan lain hal. Bawalah buku catatan untuk mencatat hal-hal yang penting dan mudah terlupa.

Jika HP-mu bisa memotret dan merekam, gunakan satu kebutuhan dan dari kemampuan yang ada. Semisal sengaja membawa kamera, karena HP untuk telepon atau merekam. Atau sebaliknya, membawa perekam karena HP untuk menelepon dan memotret.

Sebaiknya memilih tas dipertimbangkan, jika perjalananmu berat tapi sedikit bawaan pakailah ransel namun jika sebaiknya pilihlah koper. Sebaiknya tas kerja  harus mudah disimpan tau bisa dibawa sendiri. Sebaiknya memilih tas yang memiliki kantong yang banyak, karena akan memudahkan menyimpan peralatan dan mengeluarkannya.