Ketik untuk memulai pencarian

Jakarta Semakin Baik

Jakarta Semakin Baik

Rusun Rawa Bebek yang fasilitasnya sekelas apartemen foto by: Hariadhi

“Jakarta, oh, Jakarta,”  ibu kota negara yang selalu jadi perhatian dan tempat untuk menjadi inspirasi. Masyarakat yang multikultural sehingga berbagai kebudayaan Indonesia bercampur di sini. Dulu ada berbagai stigma masyarakat yang menganggap “Jakarta orang-orangnya pada jahat,” “Jakarta ibu kota banjir,” “Jakarta kehidupanya keras,” dan berbagai stigma negatif dari masyarakat luas.

Mengapa dulu Jakarta mendapatkan stigma negatif? Karena pengalaman masyarakat Jakarta dan yang pernah tinggal di Jakarta serta informasi negatif yang diterima masyarakat luas.

Di era ini Jakarta memiliki begitu banyak perubahan yang baik. Yang saya rasakan Jakarta kini semakin ramah lingkungan, banjir mulai berkurang, macet mulai berkurang, serta masyarakat yang ramah. Dulu jika bertanya jalan di Jakarta pasti kita kena tipu, atau istilahnya dikerjain. Tapi sekarang pengalaman yang saya rasakan bertanya pada orang Jakarta pasti akan diberitahu oleh masyarakat Jakarta.

Berbagai hal baru ada di Jakarta, seperti RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) di setiap kelurahan, yang sangat berguna bagi masyarakat Jakarta. Karena dengan adanya RPTRA ini, anak-anak bisa punya ruang bermain dan belajar, yang kita tahu selama ini Jakarta tidak punya ruang bermain untuk-anak sehingga efek dari tidak adanya tempat untuk bermain yang bermanfaat, anak-anak di Jakarta menjadi menyimpang.

Seperti memakai narkoba, mabuk-mabukan, bermain di jalanan karena faktor lingkungan yang tidak disediakan. Sekarang dengan adanya RPTRA anak-anak punya lingkungan yang baik dan bisa diawasi oleh orangtua masing-masing.

Follow Qureta Now!

Karena di RPTRA sudah difasilitasi tempat bermain anak, perpustakaan, lapangan olahraga, gedung serbaguna, PKK mart, tanaman obat, kolam gizi, serta ruang laktasi. RPTRA juga bermanfaat bagi anak muda dan orangtua yang bisa dijadikan tempat untuk ber- olahraga, kumpul pemuda-pemudi karang taruna, musyawarah warga, tempat kreatifitas wargayang sudah disediakan di PKK mart.

Keceriaan anak-anak di RPTRA

Saya pernah berkunjung ke salah satu RPTRA, di RPTRA Krendang dan saya mendapat informasi dari pengelola RPTRA Krendang. Lokasinya berada di pinggir rel dekat Stasiun Duri. Karena berbatasan dengan warga Kampung Jembatan Besi, dulu warga Krendang dan warga Kampung Jembatan Besi sering ada konflik warga yang ujungnya menjadi tawuran warga yang membuat resah masyarakat.

Tapi setelah RPTRA Krendang ini dibangun pada tahun 2016, warga Krendang dan Kampung Jembatan Besi menjadi rukun karena bisa menjalin kegiatan positif bersama di RPTRA Krendang. Untuk sekarang saya mendapatkan informasi di Jakarta sudah hampir di tiap kelurahan dibangun RPTRA. Saya sangat apresiasi langkah ini karena sangat berguna untuk masyarakat dan lingkungan anak-anak di Jakarta.

Selain RPTRA, saya pun juga menilai Jakarta semakin manusiawi. Hampir sedikit lingkungan kumuh di Jakarta yang tidak layak untuk menjadi tempat tinggal warga. Sebenarnya warga sudah disediakan rusun-rusun yang fasilitasnya sangat memadai, bahkan seperti apartemen. Rusun-rusun di Jakarta tidak seperti dulu yang asal-asalan fasilitasnya. Di rusun-rusun yang baru atau yang sudah direvitalisasi fasilitasnya semakin baik.

Saya dapat cerita dan foto-foto dari teman pernah berkunjung ke rusun, fasilitas rusun sangat lengkap. Dengan kamar yang sudah difasilitasi ranjang, lemari , hexos/ kipas angin, serta kamar mandi dan air yang bersih. Untuk fasilitas umumnya juga di rusun sudah disediakan sekolah PAUD, RPTRA, jalur Transjakarta yang warga rusun cukup memperlihatkan KTP akan gratis naik Transjakarta ke mana saja. Enak banget jadi warga rusun.

Saya menyusuri kali Ciliwung di Jakarta yang dulu terkenal dengan sampahnya yang menumpuk, kotor dan bau, hari ini saya melihat kali ciliwung bersih dan sudah tidak ada sampah-sampah yang menumpuk seperti dulu. Ini berkat pasukan orange/pasukan kebersihan Jakarta atau PPSU, yang kinerjanya semakin dicintai masyarakat Jakarta.

Selain KJP, KJS yang fungsinya semakin bermanfaat, sekarang untuk TPU pemakaman warga sudah tidak ada pungli karena sudah diadakan pengawasan dan pelaporan warga. Karena sekarang gak usah pake repot-repot mengeluarkan biaya untuk pemakaman, karena sudah disediakan gratis untuk warga.

KJP yang bisa digunakan untuk membayar sekolah swasta dan madrasah serta membeli buku, dan daging. Serta KJS yang bisa digunakan di luar kota bagi warga Jakarta yang sedang merantau keluar kota. Akan gratis bila berobat di luar kota dengan kartu KJS.

Hari ini saya semakin menikmati ibu kota Jakarta yang benar-benar menjadi ibu kota Jakarta. yang bersih, rapih dan semakin baik. Semoga Jakarta terus semakin baik di kemudian hari.

Martha Yuda Pratama

Belajar, belajar dan belajar terus sampai tua.

Comments

Untuk merespon artikel ini, Anda harus login atau register terlebih dahulu

© Qureta.com 2016