Ketik untuk memulai pencarian

Apa Kabar Indonesia Kita Hari Ini?

Apa Kabar Indonesia Kita Hari Ini?

Foto: Wartakan.com

Tahun 2016 menyimpan banyak cerita untuk negara kita ini, Indonesia. Carut-marut kejadian silih berganti menerpa tanpa ampun. Dari satu kasus ke kasus yang lainnya. Bisa disebut, Indonesia itu sangat hebat. Hantaman sana-sini tak membuatnya goyah.

Dari kasus kopi beracun yang diawali pada bulan Januari lalu yang membuat heboh dunia pertelevisian nasional, disusul dengan penistaan agama yang dilakukan oleh pejabat nomor wahid di Jakarta yang diawali dengan demo besar-besaran sampai jilid III.

Datang isu TKA asal Negeri Tirai Bambu yang jumlahnya puluhan ribu bekerja di sni, padahal rakyatnya sendiri masih banyak yang nganggur. Tak lupa "Om Telolet Om" juga kebagian eksis di negara ini. Sungguh hebat negara ini dengan berbagai masalah pelik yang menimpanya.

Dan yang terbaru adalah per Januari 2017 ini, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mengalami kenaikan 100 persen. Berdampak naiknya biaya pengurusan (STNK, SIM dan BPKB) kurang lebih 3 kali lipat.

Seteleh meneken PP No 6 Tahun 2016, Presiden mempertanyakan kenaikan tersebut, kenapa terlalu tinggi. Setelah itu, Polri pun menyatakan bahwa kenaikan biaya tersebut bukan dari mereka. Disusul kemudian Kemenkeu yang menegaskan bahwa kenaikan tersebut bukan usulan dari pihak kementerian.

Pertanyaannya, siapa yang mengusulkan kenaikan ini ? Dan apa alasannya ? Saling melempar tanggung jawab, mungkin?

Prof. Mahfud MD dalam tweetnya menyatakan, "Kata Presiden kenaikan STNK/BPKB terlalu tinggi, Polri & Kemenkeu mengaku bukan pihak yang menetapkan. Salahnya Habib Rizieq."

Follow Qureta Now!

Seorang Profesor pun tak bisa memastikan secara pasti apa yang sedang terjadi, sampai-sampai seorang Habib Rizieq yang sedang duduk manis disinggung, walaupun hanya canda semata. Apalagi kami sebagai masyarakat biasa.

Yang diinginkan masyarakat adalah alasan kenapa harus dinaikkan? Padahal masyarakat sudah cukup terbebani dengan rencana kenaikkan harga BBM dan Tarif Dasar Listrik (TDL). Apa tidak cukup pajak-pajak diperas dari kami, diambil setiap tahun, entah digunakan secara baik atau termakan oleh mulut-mulut serakah para koruptor di negeri ini, itu urusan mereka dengan Tuhannya.

Menurut Direktur Indonesia Tax Center (INTAC), Basuki Wibowo, langkah pemerintah untuk menaikkan Penerimaan negara Bukan Pajak (PNBP) kendaraan bermotor akan menambah beban masyarakat.

Apakah ini yang dinamakan keberpihakan kepada masyarakat atau sebaliknya ?

Terima kasih kado pahitnya, Mr. President. Ketika yang kaya dimanjakan dengan tax amnesty (pengampunan pajak), tiba-tiba masyarakat baik yang taat pajak malah dibebani seperti ini. Apakah itu adil? Apakah itu wajar? Semua itu akan menyakiti masyarakat kecil seperti kami ini.

Mungkin jika masalahnya adalah kekurangan uang, bukankah pemerintah memiliki segudang alternatif lain. Salah satunya bisa membenahi sistem PNBP kendaraan bermotor, sehingga tidak ada lagi kekurangan yang terjadi seperti tahun sebelumnya.

Kalaupun secara terpaksa harus dinaikkan, kenapa sampai seekstrim ini ? Tidak bisakah dinaikkan secara perlahan? Agar masyarakat tidak terbebani dengan semua itu secara membabi-buta.

Kami heran dengan sikap yang dilakukan para penguasa saat ini. Seperti tak ada ruang untuk mendiskusikan segala sesuatu, mereka itu wakil dan kami ini adalah ketuanya. Atau mungkin tidak seperti itu?

Entah mau dibawa kemana kapal ini berlayar. Semoga saja layarnya dapat berkembang terus untuk tetap menyusuri lautan yang bergelombang. Sekali saja layar kapal ini rusak, tamatlah riwayatnya, gelombang dengan sangat dahsyat akan menghantamnya.

Garuda tetap di dada kami, Pancasilan tetap menjadi kebhinekaan kami. Jika tak sanggup memerintah, berikan saja amanah rakyat ini kepada yang mampu menjalankannya. Garuda Indonesia! Indonesia, Merah Darahku

Garuda pancasila
Akulah pendukungmu
Patriot proklamasi
Sedia berkorban untukmu

Pancasila dasar Negara
Rakyat adil makmur sentosa

Pribadi bangsaku
Ayo maju maju...
Ayo maju maju...
Ayo maju maju...

Bang Noe

Blogger kere. Penikmat kopi hitam dan pisang goreng panas.

Comments

Untuk merespon artikel ini, Anda harus login atau register terlebih dahulu

© Qureta.com 2016