images_88.jpg
http://www.turbonesia.com/
Puisi · 1 menit baca

Angin Menjelang Hujan


Kau,

Jangankan menjadi cerita dalam hidupku,

menjadi iklan pun sulit

Kau angin yang berhembus menjelang hujan

Membawa keresahan, 

Seperti pekerja yang ingin segera pulang sebelum hujan

Membawa kecemasan dalam penantian,

Seperti orang tua menunggu kehadiran anaknya sebelum hujan

Kau angin menjelang hujan,

yang bertiup membawa duka rindu yang teramat lara

Kau pun hilang bersama hujan yang bercampur air dari sudut mataku

Bagaimana aku menyampaikan rindu padamu?

Jika hujan tak pernah reda semenjak kau pergi

Kau, angin menjelang hujan

Medan, 27 agustus 2016