Ketik untuk memulai pencarian

Aku Mencintaimu Namun Aku Juga Membencimu

Aku Mencintaimu Namun Aku Juga Membencimu

Love-Hate Relationship (Sumber: abounie.wordpress.com)

Kumpulan Puisi Nurhannifah Rizky Tampubolon.

Aku Mencintaimu Namun Aku Juga Membencimu

Aku mencintaimu seperti aku menyukai durian
Namun, aku membenci aromanya karena aromanya sering membuatku pusing
Tapi aku menikmati legit daging buahnya

Aku mencintaimu seperti aku mencintai kopi hitamku
Namun aku membenci keasamannya karena asamnya membuat perutku kembung
Tapi aku menikmati setiap aroma dan rasa pahit di setiap seduhan kopi hitamku

Aku mencintaimu seperti aku mencintai hujan
Namun, aku membenci petirnya karena tetanggaku si fulan meninggal tersambar petir
Tapi aku menikmati angin yang berhembus dalam hujan dan setiap tetesan hujan yang menyentuh kulitku

Aku mencintaimu seperti aku mencintai matahari
Namun, aku membenci bayanganku karena aku selalu berdebat dengan bayanganku setiap kali matahari menyapa

Aku mencintaimu, namun aku membencimu
Aku ingin selalu bersamamu namun aku tidak ingin berada dekat denganmu
Aku selalu ingin tahu apa yang kau lakukan dan di mana kau berada
Namun, aku tidak ingin bertanya padamu

Aku mencintaimu tanpa syarat
Aku mencintaimu tanpa harus kau bawakan aku rangkaian bunga, cincin berlian, mobil mewah ataupun surat tanah
Aku mencintaimu apa adanya, namun aku masih tetap membencimu

Aku ingin berjalan bersamamu, menggenggam tanganmu,
Namun, aku tidak ingin melihatmu di dekatku
Aku senang melihat semua foto-foto dari aktivitasmu di sosial media
Aku menyukai semua status facebook kamu dan ocehanmu di twitter
Aku beri tanda cinta setiap kali ada fotomu di instagram, dan memberikan +1 untuk setiap statusmu di G+

Juga aku menyukai semua cerita teman-temanmu tentangmu padaku
Namun aku membencimu saat kita bercengkrama

Aku mencintaimu namun hanya dalam diamku karena aku masih membencimu
Aku mencintaimu sekaligus membencimu seperti sepasang suami istri yang masih mencintai
namun harus bercerai

Pasti tidak banyak yang bisa memahami ini, begitu juga aku
yang kupahami, aku mencintaimu namun aku membencimu
Semoga kau tahu, semoga kau pun mencintaiku agar aku tidak lagi membencimu

Medan, 10 September 2015

Cinta Tak Perlu Dipublikasi

Banyak orang-orang yang mengumbar kata-kata cinta
Menunjukkan kemesraan di depan umum
Kemesraan cinta yang belum jelas kepastiannya
Memberikan panggilan sayang pada tambatan hati
dan berkoar-koar kalau dia satu-satu yang dicintai

Namun, setelah semua publikasi
Entah apa yang terjadi cinta berubah jadi benci
Perlahan pergi, semakin menjauh

Apa yang terjadi?
Cinta telah pergi
Itulah kenapa cinta tak perlu dipublikasi
diam sebentar, syarat menikmati cinta yang dalam
meskipun cinta itu hanya sepihak
dalam diam, cinta berbalas ataupun sepihak
itu tetaplah cinta

Nurhannifah Rizky Tampubolon

Menjadi manusia pembelajar adalah kewajiban untuk bisa memanusiakan manusia, Kader HMI, Alumni Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara

Comments

Untuk merespon artikel ini, Anda harus login atau register terlebih dahulu

© Qureta.com 2016